Semarak HUT Jakarta: CFD Akan Dimeriahkan Panggung Musik di Tiga Lokasi Ikonik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghadirkan suasana baru di area Car Free Day (CFD) dengan menggelar panggung musik setiap akhir pekan, mulai Juni 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta, yang bertujuan untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan warga kota.

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa panggung musik akan ditempatkan di tiga lokasi strategis yang sering menjadi pusat aktivitas masyarakat, yaitu:

  • Gelora Bung Karno (GBK)
  • Dukuh Atas
  • Bundaran Hotel Indonesia (HI)

"Setiap minggu CFD akan ada musik," ujar Rano Karno saat menghadiri acara pencanangan HUT ke-498 Jakarta di Taman Literasi, Jakarta Selatan.

Rano berharap kehadiran panggung musik ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berolahraga dan menikmati ruang publik di area CFD. Ia juga mengajak warga Jakarta untuk datang dan menikmati hiburan yang disajikan.

"Itu bisa membuat masyarakat Jakarta selain sehat, dia juga happy, bahagia. Silakan datang di daerah Dukuh Atas, karena kemarin kita baru coba di satu titik," katanya.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam kesempatan yang sama, secara resmi mencanangkan perayaan HUT ke-498 Jakarta dengan tema "Jakarta Kota Global dan Berbudaya".

Pramono menyampaikan target ambisius Pemprov DKI untuk membawa Jakarta masuk ke dalam jajaran 50 besar kota global pada tahun 2029. Ia meyakini bahwa target ini dapat tercapai jika seluruh elemen masyarakat bekerja sama.

"Kita mempunyai target 2029, kita akan berada di peringkat 58 atau top 50. Apakah bisa? Saya yakin, pasti bisa kalau kita mau bekerja bersama-sama," ujar Pramono.

Gubernur Pramono juga menekankan bahwa pencapaian status kota global tidak boleh menggerus akar budaya lokal. Ia berkomitmen untuk menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta.

"Kami akan betul-betul membuat Jakarta itu menjadi kota global yang naik peringkatnya, tetapi tidak kehilangan budaya utamanya, yaitu budaya Betawi," jelasnya. Dengan inisiatif panggung musik di CFD dan fokus pada pengembangan budaya Betawi, Pemprov DKI Jakarta berupaya menciptakan kota yang modern, berbudaya, dan membahagiakan bagi seluruh warganya.