Tips Dokter: Ragam Aktivitas untuk Jaga Kebugaran dan Semangat Hidup Lansia
Mitos bahwa lanjut usia (lansia) hanya bisa melakukan aktivitas ringan seperti bersantai atau berjalan perlahan dibantah oleh Dr. dr. Ni Ketut Rai Purnami, Sp.PD-K.Ger, FINASIM, seorang dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri dari Rumah Sakit Ngoerah. Menurutnya, terdapat sejumlah aktivitas yang justru sangat bermanfaat dalam menjaga kebugaran fisik dan mental, serta meningkatkan semangat hidup para lansia.
Dr. Rai menekankan bahwa kondisi setiap lansia berbeda-beda. Ada lansia berusia 65 tahun yang sudah mengalami penurunan mobilitas akibat stroke dan harus berbaring di tempat tidur. Namun, ada pula lansia seusia itu yang masih sangat aktif. Oleh karena itu, pemilihan aktivitas harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing individu. Meskipun demikian, ada beberapa kegiatan yang secara umum terbukti memberikan manfaat baik secara fisik maupun mental bagi lansia.
Berikut adalah beberapa aktivitas yang direkomendasikan oleh Dr. Rai:
-
Berkebun: Aktivitas ini terlihat sederhana, namun sangat membantu dalam menjaga aktivitas fisik lansia. Keluarga dapat memantau keamanan lansia saat berjalan di sekitar rumah. Selain itu, berkebun dapat memperbaiki suasana hati dan menjaga kelenturan tubuh melalui gerakan-gerakan ringan seperti membungkuk dan berjongkok. Berkebun juga memberikan efek positif bagi perasaan dan mental.
-
Bergabung dengan komunitas seni: Aktivitas kreatif seperti membuat kerajinan tangan atau bergabung dalam kelompok seni sangat baik untuk kesehatan mental lansia. Bertemu dengan komunitas, bertukar pikiran, dan menyalurkan kreativitas dapat membuat lansia merasa lebih sehat lahir dan batin, serta tetap bersosialisasi dan merasa dihargai.
-
Jalan santai di sekitar lingkungan: Jalan kaki adalah aktivitas fisik ringan yang baik untuk kesehatan jantung dan otot. Lansia dapat berjalan-jalan di sekitar kompleks perumahan, asalkan rutenya aman dan datar. Hindari rute yang banyak tanjakan dan turunan untuk mencegah cedera, terutama jika lansia memiliki gangguan keseimbangan.
-
Melakukan aktivitas harian secara mandiri: Mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari sangat penting bagi lansia. Aktivitas seperti mandi, berpakaian, makan, dan merawat diri merupakan latihan penting untuk mempertahankan fungsi fisik dan mental. Usahakan untuk membagi aktivitas sehari-hari agar lansia tetap aktif dan mandiri.
Dr. Rai mengingatkan bahwa pemilihan aktivitas harus mempertimbangkan kemampuan fisik masing-masing lansia. Hindari aktivitas yang terlalu berat dan justru membuat lelah. Jika lansia memiliki gangguan keseimbangan, latih keseimbangan mereka terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan. Aktivitas yang memberikan manfaat nyata adalah aktivitas yang menyenangkan dan tidak membebani lansia.
Peran keluarga dan pendamping sangat penting dalam mendukung lansia untuk tetap aktif, mandiri, dan sehat di usia senja. Dengan memilih aktivitas yang sesuai dan tetap menyenangkan, lansia dapat menjaga tubuh tetap aktif dan pikiran tetap segar.