Akhir Era Gemilang: Luka Modric Tinggalkan Real Madrid Setelah Lebih dari Satu Dekade
Setelah lebih dari satu dekade mengabdi, gelandang legendaris Luka Modric dipastikan akan mengakhiri perjalanannya bersama Real Madrid pada penghujung musim 2024/2025. Puncak dari perpisahan ini direncanakan akan terjadi pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025 yang akan digelar di Amerika Serikat, di mana Modric akan mengenakan seragam Los Blancos untuk terakhir kalinya.
Pernyataan resmi dari klub pada Kamis (22/5/2025) mengumumkan, "Real Madrid dan kapten Luka Modric telah sepakat untuk mengakhiri periode luar biasa sang pemain di klub, yang akan ditutup setelah partisipasinya dalam Piala Dunia Antarklub yang dimulai 18 Juni di AS." Klub juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Modric, yang dinilai telah menjadi salah satu legenda terbesar dalam sejarah klub dan sepak bola dunia.
"Real Madrid ingin menyampaikan rasa terima kasih dan rasa sayang yang mendalam kepada pria yang sudah jadi salah satu legenda terhebat di klub kami dan di dunia sepakbola." Klub menambahkan, "Real Madrid mendoakan yang terbaik bagi Luka Modrić dan keluarganya dalam babak baru kehidupannya. Santiago Bernabeu akan memberikan penghormatan kepadanya di pertandingan terakhir kami di LaLiga hari Sabtu ini."
Modric tiba di Real Madrid pada tahun 2012 dari Tottenham Hotspur dengan nilai transfer yang mencapai 30 juta poundsterling. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dan sukses dalam sejarah klub. Selama 13 tahun berseragam Los Blancos, Modric telah mengoleksi 28 trofi, sebuah rekor yang menjadikannya pemain dengan gelar terbanyak dalam sejarah klub. Koleksi trofinya meliputi empat gelar LaLiga, dua Copa del Rey, enam Liga Champions, dan lima Piala Dunia Antarklub.
Secara keseluruhan, Modric telah mencatatkan 590 penampilan untuk Real Madrid, mencetak 43 gol dan memberikan 95 assist. Bahkan di usia 39 tahun, ia tetap menunjukkan performa yang kompetitif, dengan mencatatkan 55 penampilan, empat gol, dan sembilan assist musim ini. Dari total penampilannya, 16 di antaranya adalah sebagai starter di LaLiga.
Salah satu momen paling membanggakan dalam karir Modric adalah ketika ia memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2018. Penghargaan ini mengakhiri dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam perebutan gelar pemain terbaik dunia. Kemenangan Modric tak lepas dari perannya dalam membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions dan mengantarkan Kroasia ke final Piala Dunia.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memberikan penghormatan khusus kepada Modric, yang dianggap sebagai sosok teladan baik di dalam maupun di luar lapangan. "Luka Modric akan selalu berada di hati seluruh fans Real Madrid sebagai pemain unik dan panutan bagi siapapun, karena selalu mempresentasikan nilai-nilai Real Madrid," ujar Perez.
"Sepakbola menghibur fans Real Madrid dan juga sepakbola di seluruh dunia. Pencapaiannya akan selalu dikenang," lanjutnya.
Laga perpisahan Modric dengan Real Madrid akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada Sabtu (24/5/2025) malam WIB, saat Madrid menjamu Real Sociedad dalam lanjutan LaLiga. Pertandingan ini akan menjadi momen emosional bagi sang maestro untuk berpamitan dengan para pendukung setia yang telah mendukungnya selama bertahun-tahun.