Ginekolog China Ungkap Trik Unik Redakan Stres pada Wanita: 'Seringlah Melihat Pria Berotot'

Seorang dokter spesialis kandungan di Tiongkok baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah memberikan saran yang tidak lazim terkait pengelolaan stres pada wanita. Dr. He Zhenye, seorang ginekolog yang berpraktik di Xiehe Shenzhen Hospital, melalui platform media sosialnya, menyarankan agar wanita lebih sering 'memanjakan mata' dengan melihat pria berotot sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan mental dan emosional.

Dr. He, yang dikenal karena rutin berbagi wawasan tentang kesehatan wanita dan perawatan ginekologi, menjelaskan bahwa wanita yang mengalami kekurangan energi vital atau 'qi' dan darah seringkali rentan terhadap perubahan suasana hati yang buruk dan tingkat stres yang tinggi. Menurutnya, 'stimulasi visual' yang positif, seperti melihat pria dengan fisik atletis, dapat menjadi solusi sederhana namun efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Ia berpendapat bahwa aktivitas ini dapat memicu pelepasan dopamin di otak, neurotransmitter yang berperan penting dalam menciptakan perasaan senang dan bahagia, sehingga membantu meredakan stres dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Dr. He menyarankan agar wanita menghindari keterlibatan emosional yang berlebihan dalam hubungan romantis, setidaknya untuk sementara waktu, guna mengurangi ketegangan emosional yang dapat memperburuk kondisi mereka. Kombinasi antara pembatasan hubungan romantis yang intens dan sering 'cuci mata' dengan melihat pria berotot dianggap sebagai strategi yang komprehensif untuk memulihkan energi dan meningkatkan kesehatan mental.

Dr. He juga menyoroti beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa 'kenikmatan visual' dapat memberikan dampak positif pada suasana hati dan mengurangi tingkat stres. Hal ini sangat bermanfaat bagi wanita yang mengalami masalah tidur dan kelelahan akibat beban kerja yang berlebihan. Ia mendorong para wanita yang merasa kekurangan energi dan darah untuk menikmati aktivitas ini tanpa rasa bersalah, sebagai bentuk perawatan diri yang penting untuk kesehatan mereka.

  • Gejala Kekurangan Qi dan Darah Menurut Dr. He:
    • Lemas dan lesu
    • Kekurangan energi untuk berbicara
    • Kulit kusam
    • Pusing
    • Insomnia

Dr. He menekankan bahwa kondisi-kondisi tersebut tidak ideal untuk menjalin hubungan asmara yang intens. Ia menambahkan bahwa melihat pria berotot dapat mengaktifkan sistem penghargaan di otak, yang kemudian melepaskan dopamin dan menciptakan perasaan bahagia.

Saran dari Dr. He ini tentu saja menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat. Beberapa orang menganggapnya sebagai lelucon yang menghibur, sementara yang lain mempertanyakan dasar ilmiah dari klaim tersebut. Namun, terlepas dari pro dan kontra yang ada, saran ini telah berhasil menarik perhatian publik terhadap pentingnya kesehatan mental dan emosional bagi wanita, serta cara-cara unik dan kreatif untuk mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.