Pemprov Riau Gandeng Kemenpora Optimalkan Aset Eks-PON untuk Pengembangan Olahraga
Pemerintah Provinsi Riau berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berada di wilayahnya. Gubernur Riau, Abdul Wahid, secara khusus meminta dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mengembangkan kawasan eks-PON, khususnya Stadion Utama Riau, menjadi pusat kegiatan olahraga yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, di Jakarta, Abdul Wahid menyampaikan bahwa banyak venue eks-PON di Riau yang belum dimanfaatkan secara optimal. Stadion Utama Riau menjadi fokus utama perhatian karena luas lahan yang mencapai 66 hektar, namun baru sekitar 10 hektar yang termanfaatkan untuk bangunan utama. Sisa lahan yang belum tergarap menjadi potensi besar yang ingin dioptimalkan oleh Pemprov Riau.
"Kami berharap arahan dari Pak Menteri untuk mendesain kawasan ini agar benar-benar bermanfaat, terutama untuk Stadion Utama Riau," ujar Abdul Wahid.
Menanggapi permintaan tersebut, Menpora Dito Ariotedjo menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemprov Riau. Ia menekankan bahwa aset eks-PON adalah warisan berharga yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kegiatan olahraga dan kepemudaan di Riau. Pemerintah pusat siap membantu Pemprov Riau dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut agar tetap relevan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah menghadirkan berbagai kegiatan olahraga, baik tingkat nasional maupun internasional, di Riau. Dengan demikian, kawasan eks-PON tidak akan terbengkalai dan dapat menjadi pusat aktivitas yang berkelanjutan. Pemerintah pusat berkomitmen untuk memaksimalkan aset tersebut dan membawa event-event besar ke Riau.
Selain pengembangan infrastruktur, Kemenpora juga siap mendampingi Riau dalam menyusun Rancangan Aksi Daerah untuk bidang kepemudaan dan desain olahraga masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari strategi kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat dan mendukung perkembangan generasi muda di Riau.
"Karena itu, kita akan bekerja sama dengan Pak Gubernur serta seluruh pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk memajukan anak-anak muda," kata Dito.
Adapun poin-poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Optimalisasi pemanfaatan aset eks-PON, khususnya Stadion Utama Riau.
- Penyelenggaraan kegiatan olahraga nasional dan internasional di Riau.
- Penyusunan Rancangan Aksi Daerah untuk bidang kepemudaan dan desain olahraga masyarakat.
- Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, mendorong prestasi atlet Riau, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.