Alumni Kedokteran UI Desak Prabowo Evaluasi Menkes Budi Gunadi Sadikin
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi terhadap Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Desakan ini muncul karena ILUNI FKUI menilai ada beberapa kebijakan dan tindakan Menkes yang dianggap telah melampaui batas dan merugikan dunia kesehatan, khususnya dalam bidang pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan.
Ketua ILUNI FKUI, Wawan Mulyawan, menyampaikan pernyataan tegas di Gedung FKUI Salemba, Jakarta, pada Selasa (20/5/2025). Ia mengungkapkan kekecewaan atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat serta kalangan medis. "Kami menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Menteri Kesehatan. Jadi saya (katakan) jelas, karena sudah kelewatan," ujarnya.
Budi Gunadi Sadikin, yang kembali ditunjuk sebagai Menkes dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebelumnya dikenal sebagai seorang bankir dan memiliki pengalaman luas di bidang ekonomi dan perbankan. Sebelum menjabat sebagai Menkes di era Presiden Joko Widodo, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya:
- Executive Vice President Bank Danamon Indonesia (2004-2006)
- Group CEO PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2016)
- Wakil Menteri BUMN (2019-2020)
Berikut adalah riwayat pekerjaan Budi Gunadi Sadikin sebelum menjabat sebagai Menkes:
- Manager Professional Services and Systems Integration IBM (1988-1994)
- Chief General Manager Bank Bali (1994-1999)
- Senior Vice President Consumer and Commercial Banking ABN AMRO (1999-2004)
- Executive Vice President Bank Danamon Indonesia (2004-2006)
- Managing Director PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2013)
- Group CEO PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2016)
- Senior Advisor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2016-2017)
- Direktur Utama PT Inalum (Persero) (2017-2019)
- Wakil Menteri BUMN (2019-2020)
- Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Penunjukan Budi sebagai Menkes pada Desember 2020 lalu menggantikan Terawan Agus Putranto sempat menuai sorotan. Latar belakang Budi yang bukan dari kalangan medis dianggap menjadi tantangan tersendiri dalam memimpin Kementerian Kesehatan. Saat itu, Presiden Jokowi memberikan tiga tugas utama kepada Budi, yaitu percepatan vaksinasi Covid-19, penanganan pandemi Covid-19, dan reformasi sistem kesehatan secara komprehensif.
Namun, belakangan ini, sejumlah kebijakan dan pernyataan Menkes Budi menuai kontroversi di masyarakat. Beberapa di antaranya adalah mutasi Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim B Yanuarso, serta pernyataan mengenai ukuran celana, usia penderita diabetes, dan korelasi antara gaji dengan kepintaran. Pernyataan-pernyataan ini memicu reaksi negatif dari berbagai pihak, termasuk ILUNI FKUI.
ILUNI FKUI juga menyayangkan sikap Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan Budi Gunadi Sadikin yang dinilai tidak mendengarkan masukan dari mereka sebelum pengesahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Wawan Mulyawan mengungkapkan bahwa masukan yang mereka berikan seolah diabaikan oleh pihak Kemenkes. Hal ini semakin memperkuat alasan ILUNI FKUI untuk mendesak Presiden Prabowo Subianto agar mengevaluasi kinerja Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.