Peneliti Alumni IPB, Rahayu Oktaviani, Raih Penghargaan Internasional Atas Dedikasi pada Konservasi Owa Jawa
Dedikasi Rahayu Oktaviani, seorang alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) terhadap konservasi Owa Jawa, membuahkan pengakuan internasional. Ia dianugerahi Whitley Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi dari Whitley Fund for Nature, lembaga amal yang berbasis di Inggris.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya selama 17 tahun dalam meneliti dan melestarikan Owa Jawa ( Hylobates moloch ), spesies primata endemik yang terancam punah. Kecintaan Ayu, sapaan akrabnya, pada Owa Jawa berawal dari tugas akhir kuliahnya di IPB University pada tahun 2002.
Semula berkeinginan meneliti Orang Utan, keterbatasan dana riset mengantarkannya pada Owa Jawa. Penelitiannya difokuskan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dengan dukungan dana dari Departemen KSHE IPB dan Ewha Womans University. Penelitian awal Ayu berfokus pada perilaku suara Owa Jawa, yang mengharuskannya masuk ke hutan untuk merekam sampel suara. Pengalaman mendengar langsung suara Owa Jawa di habitat aslinya membangkitkan ketertarikan mendalam dan menjadi awal dedikasinya pada konservasi spesies ini.
"Kuliah di IPB University membuka banyak perspektif saya tentang konservasi dan keanekaragaman jenis satwa liar," ungkap Ayu, menekankan peran penting almamaternya dalam membentuk pandangannya.
Pada tahun 2020, Ayu mendirikan Yayasan Konservasi Ekosistem Alam Nusantara (KIARA), sebuah organisasi non-profit yang berpusat di Bogor, Jawa Barat. KIARA tidak hanya fokus pada pelestarian Owa Jawa, tetapi juga pada berbagai spesies lain, terutama primata Indonesia yang berjumlah lebih dari 60 jenis.
"Sebenarnya sih tugas kita sebagai manusia bukan cuma owa Jawa yang harus kita lestarikan, tapi semua makhluk hidup termasuk manusianya sendiri. Kadang ada anggapan bahwa manusia adalah makhluk yang terpisah dari ekosistem, padahal menurut saya sejatinya manusia itu bagian dari ekosistem," imbuhnya.
Selain Whitley Award 2025, Ayu juga telah menerima berbagai penghargaan konservasi lainnya, termasuk:
- Women in Conservation Award 2023 dari Denver Zoo
- Conservationist Award Dan Kyes Award for Excellence in Conservation Outreach 2022 dari America Society of Primatologists (ASP)
- Charles Southwick Conservation Education Commitment Award 2020 dari International Primatological Society.
Whitley Award sendiri merupakan penghargaan yang diberikan kepada para konservasionis di berbagai negara yang aktif dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati di negara-negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi.