Golkar Klaim Kekuatan Internal Melebihi Ekspektasi
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan keyakinannya atas soliditas internal partai berlambang pohon beringin tersebut. Bahlil bahkan menyebut tingkat soliditas Golkar melampaui angka 200 persen. Pernyataan ini disampaikan seusai membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-XII Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di Jakarta.
Menurut Bahlil, kekompakan internal merupakan fondasi utama bagi Golkar untuk mencapai kinerja optimal di masa depan. Ia menekankan bahwa partai politik tidak akan mampu bertahan dan meningkatkan prestasi tanpa adanya kesolidan di antara seluruh elemennya. Soliditas yang dimaksud mencakup seluruh struktur partai, organisasi sayap seperti Hasta Karya, serta sinergi antara kader senior dan junior.
"Tidak boleh ada pemisahan antara generasi muda dan senior. Harus ada kolaborasi dan sinergi yang baik," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan harapannya agar Munas SOKSI tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga mampu melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah dan menjangkau basis massa seperti pekerja dan buruh. SOKSI, sebagai salah satu organisasi pendiri Golkar, diharapkan dapat memperluas pengaruhnya hingga ke tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.
Menanggapi pertanyaan mengenai calon Ketua Umum SOKSI yang baru, Bahlil menyerahkan sepenuhnya kepada forum Munas. Ia mengisyaratkan dukungannya terhadap regenerasi kepemimpinan di SOKSI. Kriteria ideal bagi calon ketua umum adalah sosok yang memahami SOKSI dan memiliki kemampuan untuk bergerak cepat. Bahlil juga menyebut nama politikus Golkar, Mukhamad Misbakhun, sebagai salah satu tokoh yang berpotensi maju sebagai calon Ketua Umum SOKSI.