Panduan Lengkap Sholat Istikharah: Tata Cara, Dzikir, dan Doa untuk Memohon Petunjuk Terbaik
Sholat Istikharah: Memohon Petunjuk dalam Kebimbangan
Dalam kehidupan, seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit yang membingungkan. Dalam Islam, terdapat sebuah amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan saat menghadapi kebimbangan, yaitu sholat istikharah. Secara bahasa, istikharah berasal dari bahasa Arab yang berarti memohon pilihan yang terbaik kepada Allah SWT.
Sholat istikharah adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan dengan tujuan untuk meminta petunjuk dari Allah SWT dalam menentukan pilihan yang paling baik. Sholat ini sangat dianjurkan ketika seseorang merasa ragu atau bimbang dalam mengambil keputusan penting, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat. Waktu pelaksanaan shalat ini tidak terikat, bisa dilakukan siang atau malam hari, namun waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir.
Tata Cara Sholat Istikharah
Sholat istikharah pada dasarnya sama dengan sholat sunnah lainnya, yaitu terdiri dari dua rakaat. Berikut adalah tata cara sholat istikharah:
- Niat: Niat sholat istikharah di dalam hati dengan tujuan memohon petunjuk kepada Allah SWT.
- Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
- Membaca Doa Iftitah
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Pendek: Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah. Sementara pada rakaat kedua membaca surat Al-Ikhlas.
- Ruku' dengan Tuma'ninah
- I'tidal dengan Tuma'ninah
- Sujud dengan Tuma'ninah
- Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma'ninah
- Sujud Kedua dengan Tuma'ninah
- Bangun untuk Rakaat Kedua
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Pendek: Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah. Sementara pada rakaat kedua membaca surat Al-Ikhlas.
- Ruku' dengan Tuma'ninah
- I'tidal dengan Tuma'ninah
- Sujud dengan Tuma'ninah
- Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma'ninah
- Sujud Kedua dengan Tuma'ninah
- Tasyahud Akhir
- Salam
Setelah salam, dianjurkan untuk tidak langsung beranjak dari tempat sholat, tetapi melanjutkan dengan membaca dzikir dan doa istikharah.
Dzikir Setelah Sholat Istikharah
Setelah melaksanakan sholat istikharah, seorang muslim dianjurkan untuk berdzikir. Berikut adalah beberapa bacaan dzikir yang bisa diamalkan:
- Yaa Qadiir (يَا قَدِيرُ) sebanyak 336 kali, artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Berkuasa."
- Yaa Muqtadiir (يَا مُقْتَدِرُ) sebanyak 775 kali, artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Menentukan."
- Yaa Hadi (يَا هَدِى) sebanyak 251 kali, artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk."
- Yaa Rahmaan (يَا رَحْمَنُ) sebanyak 330 kali, artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pengasih."
- Yaa Rahiim (يَا رَحِيمُ) sebanyak 289 kali, artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Penyayang."
Doa Setelah Sholat Istikharah
Setelah berdzikir, bacalah doa istikharah berikut dengan khusyuk:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Latin: Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta talamu hadzal amro (sebutkan persoalannya) khoiron lii fii aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa maaasyi wa aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta talamu annahu syarrun lii fii diini wa maaasyi wa aqibati amrii (fii aajili amri wa aajilih) fash-rifnii anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudah- kan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku."
Setelah membaca doa, serahkanlah segala urusan kepada Allah SWT. Berusahalah untuk menerima apapun hasil yang diberikan dengan lapang dada dan keyakinan bahwa itulah yang terbaik bagi kita. Dengan melakukan sholat istikharah, seorang Muslim mengakui kelemahan dirinya dan menyerahkan segala keputusan kepada Allah SWT, Sang Maha Mengetahui.