Kunjungan Kenegaraan PM Australia Anthony Albanese: Prabowo Subianto Sambut Hangat di Istana Merdeka
Kunjungan Kenegaraan PM Australia Anthony Albanese: Prabowo Subianto Sambut Hangat di Istana Merdeka
Jakarta, Indonesia – Presiden terpilih Prabowo Subianto secara resmi menyambut Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan ini menandai kunjungan perdana Albanese ke Indonesia sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Australia pada 13 Mei lalu, menunjukkan eratnya hubungan bilateral antara kedua negara.
Upacara penyambutan kenegaraan dimulai tepat pukul 10.00 WIB, diawali dengan iring-iringan kendaraan Perdana Menteri Albanese memasuki kawasan Monas. Pasukan berkuda mengawal kendaraan PM Albanese saat melintasi Monas. Di sepanjang jalan, siswa sekolah berbaris rapi sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Australia, menyambut kedatangan tamu negara dengan penuh semangat.
Di gerbang Istana Merdeka, pasukan jajar kehormatan telah bersiap untuk menyambut kedatangan Perdana Menteri Albanese. Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung tamunya di pintu samping Istana Merdeka. Kedua pemimpin kemudian berdiri di podium utama yang terletak di tengah halaman Istana, tempat lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan.
Sebagai bagian dari upacara kenegaraan, 19 tembakan meriam diletuskan selama lagu kebangsaan berkumandang. Setelah itu, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Albanese melakukan inspeksi pasukan, berkeliling halaman Istana Merdeka. Di tengah lapangan, kedua pemimpin berhenti sejenak untuk memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan bendera Australia, simbol persahabatan dan kerjasama antara kedua negara.
Usai upacara kenegaraan, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi Indonesia kepada Perdana Menteri Albanese, diikuti dengan perkenalan delegasi Australia. Kedua pemimpin kemudian menuju ruang kredensial Istana Merdeka untuk menandatangani buku tamu dan melakukan jabat tangan resmi.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête atau pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Albanese. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi kedua pemimpin untuk membahas isu-isu strategis dan kepentingan bersama secara mendalam. Selanjutnya, delegasi dari kedua negara menggelar pertemuan bilateral untuk membahas lebih lanjut penguatan kerjasama di berbagai bidang.
Beberapa tokoh penting yang hadir dalam delegasi Indonesia antara lain Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Albanese tiba di Indonesia pada Rabu (14/5) sekitar pukul 18.30 WIB melalui Lanud Halim Perdanakusuma dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono beserta jajaran menteri lainnya. Pada malam harinya, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Perdana Menteri Albanese di hotel tempatnya menginap.
Kunjungan Prabowo ke hotel Albanese dilakukan setelah menghadiri acara Pembukaan Sidang ke-19 The Conference of The Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) and Related Meetings yang berlangsung di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI. Kedatangan Prabowo disambut hangat oleh Albanese di lobi hotel, menunjukkan keakraban dan persahabatan di antara kedua pemimpin.
Pertemuan antara Prabowo dan Albanese di hotel tersebut menjadi penegasan komitmen Presiden terpilih untuk terus menjaga dan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia. Sikap hormat dan perhatian yang ditunjukkan oleh Prabowo terhadap tamu negara tersebut mengirimkan sinyal yang kuat bahwa Indonesia memandang Australia sebagai mitra strategis yang penting di kawasan.