Aparat Gabungan Amankan Enam Oknum Ormas Terkait Intimidasi di Pasar Kramat Jati, Posko Dibongkar

Aparat kepolisian telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi intimidasi terhadap Kepala Keamanan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Penangkapan ini dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya setelah adanya laporan dari korban.

Kompol Rusit, Kapolsek Kramat Jati, menjelaskan bahwa peristiwa intimidasi terjadi di pos pantau Pasar Induk Kramat Jati pada Sabtu (10/5/2025). Korban, yang diketahui bernama Teguh, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Menindaklanjuti laporan, petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan. Awalnya, pihak kepolisian sektor Kramat Jati berencana memanggil para pelaku, namun penanganan kasus kemudian diambil alih oleh Polda Metro Jaya.

Selain penangkapan, aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP juga melakukan pembongkaran terhadap sejumlah posko organisasi masyarakat (ormas) yang berada di sekitar Pasar Induk Kramat Jati. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya aksi premanisme di wilayah pasar.

Operasi penyisiran juga dilakukan untuk mencari individu atau kelompok yang diduga melakukan praktik premanisme di Pasar Induk Kramat Jati. Namun, hingga saat ini, belum ditemukan adanya indikasi keberadaan preman di area pasar.

Kasus ini bermula dari viralnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang purnawirawan polisi yang menjabat sebagai Kepala Keamanan Pasar Induk Kramat Jati menjadi korban intimidasi oleh sekelompok orang yang diduga preman berkedok ormas. Dalam video tersebut, terlihat korban didorong dan diteriaki oleh pelaku.

Menurut informasi yang beredar, intimidasi tersebut dipicu oleh upaya korban dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini diduga mendapat perlindungan dari ormas tertentu. Kapolsek Kramat Jati membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban serta sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berikut adalah poin-poin penting terkait penertiban yang dilakukan di Pasar Induk Kramat Jati:

  • Penangkapan enam anggota ormas terkait intimidasi.
  • Pembongkaran posko-posko ormas oleh aparat gabungan.
  • Penyisiran area pasar untuk mencari preman.
  • Kasus bermula dari intimidasi terhadap Kepala Keamanan Pasar.
  • Pemicu diduga terkait penertiban PKL.