Prabowo Subianto Ajak Kabinet Merah Putih Konsolidasi dan Fokus pada Kinerja 130 Hari Kerja
Prabowo Subianto Ajak Kabinet Merah Putih Konsolidasi dan Fokus pada Kinerja 130 Hari Kerja
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan suasana buka puasa bersama Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/3/2025). Acara yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tersebut lebih dari sekadar silaturahmi. Menurut Wamendagri, acara tersebut merupakan bagian penting dari upaya konsolidasi dan evaluasi kinerja kabinet selama 130 hari kerja.
Bima Arya menyampaikan bahwa Prabowo Subianto memberikan arahan yang menekankan pentingnya fokus pada program prioritas nasional. Dalam pemaparannya, Prabowo memaparkan data dan angka-angka yang menunjukkan capaian kinerja kabinet hingga saat ini. "Secara umum, arahan Pak Prabowo menekankan pentingnya evaluasi kinerja 130 hari kerja ini, fokus pada program prioritas, dan memastikan semua berjalan sesuai rencana," ujar Bima Arya kepada awak media seusai acara. Ia menambahkan bahwa Prabowo Subianto secara konsisten selalu ingin mengukur capaian dan memastikan semua berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Lebih dari sekadar evaluasi kinerja, pertemuan ini juga diartikan sebagai upaya konsolidasi internal kabinet. Bima Arya melihat pertemuan yang dihadiri oleh seluruh menteri ini sebagai bentuk komitmen Prabowo Subianto dalam membangun sinergi dan kebersamaan antar kementerian. "Tidak ada pesan khusus yang disampaikan, namun suasana pertemuan sangat kondusif dan penuh semangat. Pak Prabowo bahkan berkeliling menyapa dan bersalaman dengan setiap menteri, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat," tambahnya. Sikap tersebut, menurut Bima Arya, menunjukan komitmen Prabowo dalam membangun sinergi dan kebersamaan di dalam pemerintahan.
Selain konsolidasi dan evaluasi, Prabowo Subianto juga memberikan apresiasi atas kinerja kabinet sejauh ini. Namun, arahan yang tegas juga disampaikan kepada seluruh jajaran, terutama kepada aparat penegak hukum. Prabowo menekankan pentingnya pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. "Beliau secara khusus meminta aparat penegak hukum, termasuk Polri dan Kejaksaan, untuk tegas dalam memberantas korupsi dan menyelamatkan uang negara," jelas Bima Arya. Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dari Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi dan menjaga integritas pemerintahan.
Lebih lanjut, Prabowo Subianto juga memberikan arahan agar para menteri tidak ragu menjalankan program prioritas yang telah ditetapkan. Beliau menyampaikan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dan justru dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan kinerja. "Beliau menekankan agar kami tidak ragu menjalankan program prioritas, karena kritik adalah bagian dari proses perbaikan dan peningkatan kinerja. Yang penting, kita tetap berada di jalur yang tepat," tutup Bima Arya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan terbuka terhadap kritik dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kinerjanya.
Pertemuan tersebut, merupakan bukti nyata komitmen Prabowo Subianto dalam membangun pemerintahan yang solid, efektif, dan akuntabel. Fokus pada kinerja, konsolidasi internal, dan penegakan hukum menjadi poin-poin penting yang ditekankan dalam arahan tersebut.