Kecelakaan di Pantura Pasuruan: Minibus Tabrak Bus Parkir, Diduga Sopir Mengantuk

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura, Pasuruan, pada Rabu (14/05/2025), melibatkan sebuah minibus travel dan sebuah bus yang sedang terparkir di bahu jalan. Insiden ini mengakibatkan empat orang penumpang minibus mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Masyitoh.

Kronologi kejadian bermula ketika minibus dengan nomor polisi DK 1361 CO melaju dari arah barat di Jalan Ahmad Yani, Bangil. Minibus tersebut dikemudikan oleh Moh. Noto, seorang pria berusia 38 tahun. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak menyadari keberadaan sebuah bus karyawan STG dengan nomor polisi N 7279 UV yang tengah terparkir di pinggir jalan. Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan.

"Dugaan sementara, sopir minibus travel Mitsubishi L300 yang hendak menuju Jember tersebut mengantuk sehingga tidak menyadari adanya bus yang sedang parkir," ungkap Aiptu Abd. Rohman, anggota Unit Lantas di Pos Lantas Bangil Polres Pasuruan, saat memberikan keterangan terkait kejadian ini. Dampak dari tabrakan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan minibus.

Petugas kepolisian dari Unit Lalu Lintas segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap kedua kendaraan yang terlibat. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya gangguan lalu lintas dan potensi bahaya bagi pengguna jalan lainnya. Selain itu, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Aiptu Abd. Rohman mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan antar kota, terutama yang menempuh perjalanan jauh, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan. Ia menyarankan agar pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk untuk beristirahat sejenak di tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental saat berkendara. Mengantuk saat mengemudi dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi dan reaksi yang lambat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, istirahat yang cukup dan persiapan yang matang sebelum melakukan perjalanan jauh sangatlah penting untuk memastikan keselamatan di jalan raya.