Terlilit Masalah Finansial, Pemuda di Kotabaru Pilih Akhiri Hidup

Di sebuah desa terpencil di Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sebuah tragedi mengguncang warga. MF, seorang pria berusia 32 tahun, ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya. Ia diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, sebuah tindakan yang disinyalir dipicu oleh tekanan ekonomi dan masalah asmara yang membelitnya.

Menurut keterangan pihak kepolisian, yang disampaikan oleh Kapolsek Kelumpang Barat, Iptu Hendrie Ade, MF sempat terlibat perselisihan dengan kekasihnya, seorang wanita berinisial M. Pertengkaran melalui sambungan telepon itu terjadi beberapa minggu sebelum kejadian nahas. M mendesak MF untuk segera menikahinya, namun MF merasa tidak mampu memenuhi permintaan tersebut karena kondisi keuangannya yang sedang tidak baik. Diduga kuat, tekanan inilah yang kemudian memicu depresi pada diri MF.

Keterangan yang diperoleh dari M mengungkapkan bahwa pada hari sebelum kejadian, keduanya masih sempat berkomunikasi melalui panggilan video. Dalam percakapan tersebut, MF bahkan sempat memperlihatkan tali yang rencananya akan digunakan untuk mengakhiri hidupnya. M yang panik, segera menghubungi dua orang rekannya dan meminta mereka untuk segera mendatangi rumah MF. Sayangnya, ketika kedua rekan tersebut tiba di lokasi, MF sudah ditemukan dalam kondisi tergantung dengan tali nilon berwarna biru di bagian belakang rumah, dekat dengan kamar mandi.

Pihak kepolisian yang menerima laporan mengenai kejadian ini, segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan atau indikasi adanya tindak pidana lain. Pihak keluarga MF, setelah berunding, memutuskan untuk menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya dukungan sosial dan perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di tengah tekanan ekonomi dan permasalahan hidup yang kompleks.

Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Identitas Korban: MF, 32 tahun, warga Desa Magalau Hulu, Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
  • Penyebab Kematian: Gantung diri.
  • Motif Dugaan: Tekanan ekonomi dan masalah asmara (desakan untuk menikah).
  • Tindakan yang Dilakukan: Polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan.
  • Sikap Keluarga: Menolak autopsi dan menerima kejadian sebagai musibah.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bukanlah solusi. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami kesulitan dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan. Anda tidak sendiri.

Beberapa sumber bantuan yang bisa dihubungi antara lain: