Banjir Melumpuhkan Layanan Kantor Dishub Bandung dan Balai Pengujian Kendaraan

Banjir Melumpuhkan Layanan Kantor Dishub Bandung dan Balai Pengujian Kendaraan

Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (BPKB) yang berlokasi di Jalan Pendamping SOR GBLA, Kelurahan Rancabolang, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, hingga kini masih terendam banjir. Genangan air yang telah berlangsung selama satu pekan tersebut, sejak Sabtu pekan lalu, telah mengakibatkan terganggunya pelayanan publik dan kerusakan sejumlah aset. Hal ini dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara, saat dihubungi Minggu (9/3/2025).

"Benar, kantor Dishub dan BPKB telah terendam banjir selama satu minggu," ujar Asep. Ia menjelaskan bahwa banjir tersebut terjadi akibat hujan deras yang melanda Kota Bandung dalam beberapa hari terakhir. Meskipun hujan telah berhenti, genangan air tetap bertahan. Letak geografis kantor yang berada di dataran rendah, dekat Sungai Cinambo, menjadi penyebab utama masuknya air ke dalam area kantor setiap kali hujan lebat mengguyur kota.

"Upaya penyedotan air terbukti tidak efektif karena posisi sungai berada di atas kantor," lanjut Asep. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas perkantoran terhambat dan pelayanan publik terganggu. Dampak yang paling signifikan dirasakan oleh Balai Pengujian Kendaraan Bermotor.

Akibat terendamnya banjir, sejumlah alat pengujian kendaraan mengalami kerusakan. "Beberapa alat pengujian mengalami kerusakan akibat terendam air. Biasanya, sebelum pengujian dimulai, kami melakukan perawatan alat sehari sebelumnya," jelas Asep. Kondisi ini memaksa penutupan sementara layanan pengujian kendaraan sejak satu minggu lalu. Asep mengungkapkan bahwa layanan pengujian biasanya melayani 250 hingga 300 kendaraan setiap harinya.

Penutupan layanan pengujian kendaraan ini menimbulkan kerugian yang signifikan, baik bagi Dishub Kota Bandung, maupun bagi masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut. Pembukaan kembali layanan pengujian akan dilakukan setelah genangan air benar-benar surut dan dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi peralatan dan infrastruktur kantor.

Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir yang berulang ini. Kajian tata ruang dan infrastruktur drainase di sekitar kantor Dishub dan BPKB menjadi fokus utama untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Upaya mitigasi bencana juga akan ditingkatkan untuk meminimalisir dampak kerugian yang ditimbulkan oleh banjir. Pihak Dishub Kota Bandung pun tengah melakukan pendataan dan perhitungan kerugian materiil akibat banjir tersebut.

Berikut poin-poin penting terkait dampak banjir:

  • Layanan terhambat: Pengujian kendaraan di BPKB dihentikan selama satu minggu.
  • Kerusakan aset: Sejumlah alat pengujian kendaraan mengalami kerusakan akibat terendam air.
  • Kehilangan pendapatan: Dishub Kota Bandung kehilangan pendapatan dari biaya pengujian kendaraan.
  • Gangguan operasional: Aktivitas perkantoran di kantor Dishub terganggu.
  • Lokasi rawan banjir: Kantor Dishub dan BPKB terletak di daerah rawan banjir.

Pemerintah Kota Bandung diharapkan segera mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi masalah banjir di area tersebut dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.