DPR RI Gencarkan Diplomasi Parlemen, Puan Maharani Serukan Solidaritas untuk Palestina dalam Pertemuan Bilateral
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, aktif melakukan diplomasi parlemen melalui serangkaian pertemuan bilateral dengan para pemimpin parlemen dari berbagai negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Pertemuan ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19, yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Parlemen Kerajaan Bahrain, Ahmed bin Salman Al Musalam, Ketua Dewan Syura Kesultanan Oman, Khalid Hilal Nasser Al Maawali, dan Wakil Ketua DPR Republik Ceko, Jan Skopecek. Fokus utama dalam diskusi ini adalah upaya kolektif untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan mengakhiri konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.
"Penyelesaian konflik Palestina-Israel merupakan isu krusial yang membutuhkan perhatian serius dari kita semua. Penghentian agresi di Gaza dan jaminan akses bantuan kemanusiaan menjadi prioritas utama," tegas Puan Maharani.
Selain isu Palestina, Puan Maharani juga menyoroti pentingnya perdamaian di berbagai negara yang tengah dilanda konflik, termasuk konflik antara Pakistan dan India. Dia mendorong terciptanya dialog dan solusi damai untuk mengatasi perbedaan dan membangun stabilitas di kawasan tersebut.
Lebih lanjut, pertemuan-pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu strategis lainnya, termasuk:
- Isu terkait Palestina dan Minoritas Muslim
- Dialog Peradaban dan Agama
- Ekonomi dan Lingkungan
- Isu Hak Asasi Manusia, Perempuan dan Keluarga
Puan Maharani menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan untuk menjadi tuan rumah bagi para pemimpin parlemen negara anggota OKI. Dia menegaskan komitmen DPR RI untuk memberikan dukungan penuh dan fasilitas terbaik demi kelancaran pelaksanaan konferensi PUIC ke-19.
"Saya berharap PUIC sebagai representasi parlemen negara muslim dapat berperan aktif dalam menciptakan dunia yang adil, damai, dan sejahtera. Hal tersebut merupakan manifestasi kehadiran islam di dunia sebagai rahmatan lil alamin," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yusiana Roba, mengungkapkan bahwa Puan Maharani secara konsisten menyerukan agar kekerasan yang terjadi di negara-negara muslim segera diakhiri. Seruan ini terus digaungkan dalam setiap pertemuan bilateral dengan para pemimpin parlemen negara lain.
"Ibu Ketua DPR juga meminta kepada negara-negara yang melakukan pertemuan bilateral untuk bersama-sama mengutuk segala bentuk kekerasan yang juga terjadi kepada saudara-saudara Muslim kita di berbagai negara, tidak hanya di Palestina. Seperti Pakistan-India, juga kekerasan Rohingya yang masih menjadi fokus dan juga beberapa wilayah lainnya," jelas Irine Yusiana Roba.