Pasokan BBM dan Listrik Terjamin hingga Idul Fitri 2025, Menteri ESDM Pastikan Keamanan Energi Nasional
Pasokan BBM dan Listrik Aman hingga Lebaran 2025: Menteri ESDM Tinjau Langsung Infrastruktur di Sulawesi Tenggara
Menjelang Idul Fitri 1446 H, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bapak Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik di seluruh Indonesia. Jaminan tersebut disampaikan seusai kunjungan kerja langsung ke Terminal BBM dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Minggu, 9 Maret 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur energi dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama periode libur Lebaran.
Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri Bahlil menyampaikan bahwa stok BBM nasional saat ini aman dan mencukupi hingga jauh melewati hari raya Idul Fitri. "Cadangan BBM kita saat ini mencapai 17 hingga 21 hari, meliputi Pertalite, Pertamax, dan solar. Stok B40 dan solar juga tercukupi hingga Lebaran," tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Menteri Bahlil memberikan apresiasi khusus kepada Terminal BBM (TBBM) Baubau yang memiliki peran krusial dalam distribusi energi di wilayah timur Indonesia. TBBM Baubau terbukti berkontribusi signifikan dalam menjamin ketersediaan BBM di Sulawesi, bahkan hingga ke Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bima, dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi. "Kontribusi TBBM Baubau mencapai 54 persen untuk wilayah Sulawesi. Keberadaan tangki penyimpanan BBM di sini sangat vital dan terus kita jaga," ujarnya menekankan pentingnya peran infrastruktur tersebut.
Selain memastikan ketersediaan BBM, Menteri Bahlil juga meninjau langsung kondisi PLTMG di Baubau. Ia memastikan pasokan listrik di Baubau dan sekitarnya dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kapasitas terpasang dan daya yang dibutuhkan masyarakat masih seimbang. Setelah memeriksa lokasi pembangkit, saya pastikan tidak ada masalah," kata Menteri Bahlil. Pernyataan ini menegaskan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi potensi lonjakan permintaan listrik selama periode liburan.
Kunjungan kerja Menteri Bahlil ke Sulawesi Tenggara ini turut dihadiri oleh Plt Dirut Pertamina Patra Niaga, Bapak Mars Ega Legowo, dan sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Bapak Hugua; Wali Kota Baubau, Bapak Yusran Fahim; serta Bupati Buton Selatan, Bapak Muhamad Adios. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Kesimpulannya, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan BBM dan listrik selama periode Idul Fitri 2025. Kunjungan langsung ke lapangan dan pemantauan secara ketat terhadap stok serta infrastruktur energi menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keamanan energi untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan masyarakat selama periode liburan.