DPR RI Gencar Lobi Dukungan Internasional untuk Palestina Jelang Konferensi PUIC
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meningkatkan upaya diplomasi menjelang Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC). Pertemuan bilateral dengan delegasi parlemen dari Aljazair, Oman, Bahrain, dan Republik Ceko menjadi fokus utama untuk menggalang dukungan bagi kemerdekaan Palestina.
Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung di Gedung DPR RI, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irene Yusiana Roba Putri, menyampaikan komitmen kuat Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina hingga mencapai kemerdekaan penuh. Selain isu Palestina, DPR RI juga mengajak negara-negara sahabat untuk bersatu mengutuk berbagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang menyasar kelompok masyarakat tertentu di berbagai belahan dunia.
Irene menyoroti konflik dan kekerasan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar, serta konflik berkepanjangan antara India dan Pakistan yang telah menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. DPR RI berharap, melalui forum PUIC, isu-isu krusial ini dapat dibahas secara komprehensif dan menghasilkan solusi konkret.
Konferensi Ke-19 PUIC, yang akan diselenggarakan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mengusung tema "Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience". DPR RI menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan kuat sebagai fondasi ketahanan dunia Islam dalam menghadapi berbagai tantangan global. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam acara pembukaan konferensi dan menyampaikan pesan penting tentang peran Indonesia sebagai jembatan bagi perdamaian dan kemakmuran dunia.
Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menyatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo akan memberikan nilai tambah bagi konferensi ini. Presiden diharapkan dapat menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap tata kelola pemerintahan yang baik dan penguatan institusi sebagai kunci untuk mencapai stabilitas dan kemajuan bersama.
Konferensi PUIC ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan dalam isu-isu global dan memperkuat solidaritas dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). DPR RI berharap, konferensi ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dunia Islam dan mewujudkan perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh umat manusia.
Berikut adalah agenda penting dalam Konferensi PUIC:
- Pembukaan Konferensi oleh Presiden RI Prabowo Subianto
- Sesi diskusi dan pembahasan isu-isu strategis
- Penyampaian deklarasi dan resolusi
- Pertemuan bilateral antar delegasi
- Penutupan Konferensi