Polisi Sumedang Berantas Aksi Premanisme di Kawasan Industri, Delapan Orang Ditangkap
Kepolisian Resor (Polres) Sumedang mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas premanisme yang meresahkan di wilayah Jatinangor-Cimanggung dan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebanyak delapan orang yang diduga terlibat dalam aksi premanisme telah berhasil diamankan.
Menyikapi keresahan yang ditimbulkan, Polres Sumedang mendirikan posko pemberantasan premanisme di lokasi strategis, yaitu di depan Masjid Al-Furqon PT Kahatex. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi para pekerja di kawasan industri.
Modus operandi para pelaku premanisme ini tergolong beragam. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan momen gajian karyawan untuk melakukan pemerasan terselubung. Mereka menerapkan tarif parkir yang tidak wajar, terutama kepada penjemput karyawan, pengemudi ojek, maupun keluarga yang datang berkunjung.
Menurut Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, praktik pemerasan ini dilakukan secara perorangan tanpa mengatasnamakan organisasi atau lembaga tertentu. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme yang dialami. Namun, laporan tersebut diharapkan dapat disampaikan secara detail dan akurat, mengingat para pelaku cenderung bergerak secara kucing-kucingan.
"Yang pertama kami harap informasi detail dengan masyarakat, sebab preman ini kucing-kucingan. Kita (polisi) muncul mereka tidak ada, kita pergi mereka kembali," kata Joko.
Guna menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Sumedang telah menyebar personel kepolisian, termasuk petugas berpakaian sipil, untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk aksi premanisme. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pemerasan, pungutan liar, maupun tindakan intimidasi yang dilakukan oleh preman.
"Ya segala bentuk premanisme, pungutan memaksa, pemerasan, akan kita tindak. Siapapun korbannya, tolong berikan informasi yang detail bisa lewat hotline 110," katanya.
Berikut ini adalah daftar modus preman yang sering dilakukan di pabrik Sumedang:
- Memalak karyawan saat gajian
- Menaikkan tarif parkir
- Memeras penjemput karyawan
- Memeras pengemudi ojek
- Memeras keluarga yang berkunjung
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, apabila menjadi korban premanisme, agar segera melaporkan ke pihak berwajib, dengan menghubungi hotline 110.