Gol Bunuh Diri Gagalkan Kemenangan Barito Putera atas Persib Bandung: Ancaman Degradasi Semakin Nyata
Persib Bandung menunjukkan mental juara dengan memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-32 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (9/5/2025). Pertandingan yang berlangsung panas ini, diwarnai dengan tensi tinggi dan kontroversi, serta gol bunuh diri dramatis di menit-menit akhir pertandingan.
Barito Putera, yang membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi, tampil agresif sejak awal pertandingan. Usaha mereka membuahkan hasil di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Jose Moreno. Keunggulan ini membuat Laskar Antasari semakin bersemangat untuk mengamankan tiga poin penuh di kandang Maung Bandung. Namun, Persib Bandung, yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tidak menyerah begitu saja. Mereka terus menekan pertahanan Barito Putera sepanjang pertandingan.
Petaka bagi Barito Putera terjadi di menit 90+7. Sebuah umpan silang dari Gustavo Franca dari sisi kiri pertahanan Barito Putera gagal diantisipasi dengan baik. Yuswanto Aditya, dalam upaya melakukan back pass kepada kiper Nor Halid, justru mengirimkan bola terlalu deras. Kiper Nor Halid pun gagal menjangkau bola, dan si kulit bundar meluncur masuk ke gawang sendiri, mengubah skor menjadi 1-1. Gol bunuh diri ini membuat para pemain dan pendukung Barito Putera terpukul.
Pelatih Barito Putera, Vitor Tinoco, mengakui kekecewaannya atas hasil imbang ini. Meskipun demikian, ia tetap bersyukur atas satu poin yang diraih di kandang Persib Bandung. Menurutnya, menghadapi tim sekuat Persib Bandung bukanlah perkara mudah. Ia juga memuji kinerja para pemainnya yang telah berjuang keras sepanjang pertandingan.
"Kami bersyukur dapat satu poin di sini, meskipun bukan hasil yang maksimal tiga poin," ujar Tinoco.
Tinoco menambahkan bahwa timnya telah berupaya keras untuk menghalau umpan-umpan silang yang dilancarkan oleh para pemain Persib Bandung. Ia juga meyakini bahwa penampilan timnya menunjukkan bahwa Barito Putera masih layak untuk bertahan di Liga 1.
"Kami coba menghalau Persib Bandung dengan banyak cross, dengan main di belakang lini kami jadi kita coba," papar Tinoco.
"Kami tunjukan kami bisa bertahan, kami bisa fight, dan bertahan di Liga 1," ucapnya.
Meskipun menyesali terjadinya gol bunuh diri, Tinoco meminta para pemainnya untuk segera melupakan kejadian ini dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Ia juga menyadari bahwa dalam sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi dan hasil akhir sulit diprediksi.
"Itu terjadi ya, pertandingan begini saya mulai emosi tapi oke begitu tidak bagus buat sepak bola, mereka fight di dalam lapangan," tutur Tinoco.
"Soal gol juga kita coba hampir saja kami menang, tapi ini sepak bola ya kadang-kadang kita tidak bisa prediksi. Terpenting kami semangat untuk pertandingan berikutnya," ujarnya.
Dengan hasil imbang ini, Barito Putera masih terancam degradasi. Mereka harus berjuang keras di dua pertandingan sisa melawan PSM Makassar dan PSIS Semarang untuk memastikan tempat mereka di Liga 1 musim depan.