Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Optimalkan Instalasi Pengolahan Air Mookervart untuk Layanan Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan dukungan penuh terhadap Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dalam mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mookervart. Dukungan ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat, dengan fokus pada pengelolaan air yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara langsung menyampaikan apresiasinya saat melakukan kunjungan kerja ke IPA Mookervart yang terletak di Jakarta Barat. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung penerapan teknologi inovatif yang diimplementasikan oleh PAM Jaya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut jajaran terkait dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PAM Jaya.

Inovasi teknologi yang diterapkan di IPA Mookervart, menurut Pramono, menjadi langkah maju dalam penyediaan air bersih bagi warga Jakarta. Ia menyoroti kemampuan instalasi ini dalam melayani kebutuhan air perpipaan di beberapa area strategis, seperti:

  • Rusun Pesakih Daan Mogot
  • Rusun Pulau Intan
  • Rusun Hutama Karya

Selain itu, IPA Mookervart juga berperan penting dalam mendukung ketersediaan air perpipaan untuk Masjid KH Hasyim Asy'ari dan warga sekitarnya. Dengan kapasitas produksi mencapai 10 liter per detik, instalasi ini mampu melayani sekitar 11 ribu sambungan rumah.

Keunggulan utama IPA Mookervart terletak pada teknologi pengolahan air limbah yang canggih. Instalasi ini mampu mengolah air limbah hingga memenuhi standar air minum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2023. Teknologi yang digunakan meliputi Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) dan Ultra Filtrasi (UF), yang menjamin kualitas air minum yang dihasilkan.

Pramono Anung menekankan pentingnya replikasi teknologi serupa di berbagai lokasi di Jakarta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan secara berkelanjutan, terutama di wilayah padat penduduk seperti Jakarta Barat.

Lebih lanjut, Pramono juga menginstruksikan Direktur Utama PAM Jaya untuk terus meningkatkan cakupan pelayanan air perpipaan di seluruh Jakarta. Peningkatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama di wilayah-wilayah yang padat penduduk.

Distribusi air PAM kepada pelanggan, khususnya di rumah susun, dilakukan melalui sistem meter besar yang dipasang di masing-masing rusun. Pihak pengelola rusun kemudian bertanggung jawab untuk mendistribusikan air kepada setiap penghuni. Sistem ini dinilai lebih efisien dan memudahkan pengelolaan penggunaan air.

Dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan IPA Mookervart merupakan wujud komitmen dalam menyediakan akses air bersih yang modern, efisien, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.