Indonesia Tawarkan Proyek Tanggul Laut Raksasa di Forum Infrastruktur Internasional

Pemerintah Indonesia akan menjadikan proyek tanggul laut raksasa atau yang dikenal dengan Giant Sea Wall sebagai salah satu proyek unggulan yang dipromosikan dalam ajang International Conference on Infrastructure (ICI). Forum ini diharapkan dapat menarik investasi asing dan memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan negara lain.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya ICI sebagai wadah untuk memperkenalkan proyek-proyek strategis nasional kepada calon investor dan mitra internasional. Dalam diskusi kelompok terpumpun (FGD) menjelang ICI di Jakarta, AHY menyatakan bahwa proyek Giant Sea Wall berpotensi besar menarik minat investasi dari berbagai negara di Asia, Eropa, hingga Timur Tengah yang telah menunjukkan ketertarikannya. Forum ICI ini menjadi kesempatan bagi pemerintah Indonesia untuk menjelaskan secara detail prospek proyek dan membahas mekanisme kerjasama yang paling sesuai.

AHY menambahkan bahwa ICI bukan hanya tentang investasi, tetapi juga tentang membangun kemitraan strategis yang lebih kuat dengan berbagai negara. Pemerintah berharap Indonesia akan terus menjadi pusat gravitasi baru di kawasan, dengan pembangunan yang terintegrasi dan konektivitas yang semakin baik dengan dunia, didukung oleh potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa.

Proyek Giant Sea Wall sendiri telah resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Perpres ini ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025. Dalam peraturan tersebut, terdapat 77 proyek strategis nasional, yang terdiri dari 29 PSN baru dan 48 PSN lanjutan (carry over). Proyek Giant Sea Wall Pantai Utara (Pantura) Jawa, yang mencakup wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, merupakan salah satu PSN baru tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditunjuk sebagai pelaksana proyek ini.

Beberapa aspek penting dari proyek Giant Sea Wall yang akan dipromosikan di forum ICI meliputi:

  • Skala Proyek: Proyek ini membentang di sepanjang pesisir utara Jawa, mencakup lima provinsi, menjadikannya salah satu proyek infrastruktur terbesar di Indonesia.
  • Tujuan Proyek: Proyek ini bertujuan untuk melindungi wilayah pesisir dari banjir rob dan erosi, serta meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.
  • Peluang Investasi: Proyek ini menawarkan berbagai peluang investasi bagi investor asing dan domestik, termasuk dalam pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan ekonomi lokal.
  • Dampak Ekonomi: Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan, termasuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
  • Dampak Sosial: Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang positif, termasuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, mengurangi risiko bencana, dan meningkatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Dengan dipromosikannya proyek ini dalam forum internasional, pemerintah berharap dapat menarik minat investor dan mitra strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.