DPR Mendukung Inisiatif Kampung Haji di Arab Saudi Guna Menekan Biaya Ibadah
Dukungan terhadap gagasan pembangunan kampung haji Indonesia di Arab Saudi terus bergulir. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif yang diusung Presiden Prabowo Subianto tersebut. Menurutnya, realisasi kampung haji ini berpotensi signifikan dalam menekan biaya ibadah haji dan umrah bagi jemaah asal Indonesia.
"Kami di DPR sangat mengapresiasi karena hal ini pasti akan berimplikasi pada penurunan tarif," ujar Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Ia menjelaskan bahwa selama ini, biaya akomodasi hotel di zona 1 atau ring 1 Masjidil Haram tergolong mahal. Dengan adanya perkampungan khusus haji Indonesia, yang juga dapat dimanfaatkan untuk umrah, diharapkan biaya tersebut dapat diminimalisir.
Cucun juga menyoroti rencana pengembangan infrastruktur transportasi di Arab Saudi hingga tahun 2035. Ia berharap kampung haji Indonesia akan terintegrasi dengan jalur kereta yang menghubungkan berbagai lokasi penting di sekitar Masjidil Haram. Hal ini, menurutnya, akan semakin memangkas biaya transportasi bagi jemaah umrah.
"Jika pemerintah Saudi memberikan kewenangan, jalur kereta dapat diperpanjang hingga ke kampung haji Indonesia. Ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi jemaah haji, tetapi juga umrah," tambahnya.
Lebih lanjut, Cucun menekankan potensi pengembangan bisnis dari pengelolaan kampung haji. Ia mencontohkan Tabung Haji di Malaysia yang berhasil memberikan subsidi lebih besar kepada masyarakatnya melalui pengelolaan ekosistem haji yang komprehensif.
"Kita bisa mengembangkan sektor bisnis dari pengelola keuangan haji kita, karena ekosistemnya akan terbangun seperti di Malaysia. Tabung Haji di Malaysia berbisnis di sektor haji dan mampu memberikan subsidi yang lebih besar," jelasnya.
Saat ini, DPR RI tengah berupaya mendukung inisiatif ini melalui revisi Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji. Cucun berharap upaya ini dapat semakin menekan biaya haji bagi jemaah Indonesia di masa mendatang.
"Kami sedang merevisi UU BPKH dan sangat mengapresiasi gagasan Presiden untuk memberikan layanan terbaik bagi umat Islam yang ingin berhaji," ujarnya.
Cucun juga menyinggung penurunan biaya haji yang telah terjadi sebelumnya. Ia berharap penurunan ini dapat terus dipertahankan dan tidak mengganggu keseimbangan keuangan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji). Tujuannya adalah agar subsidi bagi jemaah haji di masa mendatang tetap terjamin.
Inisiasi pembangunan perkampungan haji Indonesia di Arab Saudi ini merupakan usulan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ide ini telah disampaikan kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Muhammad Bin Salman (MBS).
"Saya sudah sampaikan kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Muhammad Bin Salman. Saya mengajukan niat Indonesia untuk membangun suatu perkampungan Indonesia di Tanah Suci yang sedekat-dekatnya dengan Masjidil Haram," ungkap Prabowo saat meresmikan Terminal Haji dan Umrah 2F di Bandara Soetta, Tangerang, Banten.