Era Keemasan Energi Surya: Instalasi Global Diprediksi Lampaui 1 Terawatt per Tahun pada 2030

Era Keemasan Energi Surya: Instalasi Global Diprediksi Lampaui 1 Terawatt per Tahun pada 2030

Laporan terbaru dari SolarPower Europe mengungkapkan lonjakan signifikan dalam instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) secara global pada tahun 2024. Pertumbuhan pesat ini menandai babak baru dalam transisi energi global, dengan proyeksi yang menunjukkan kapasitas instalasi akan terus meningkat hingga mencapai 1 Terawatt (TW) per tahun pada akhir dekade ini.

Angka instalasi global pada 2024 mencapai rekor tertinggi, yaitu 597 Gigawatt (GW). Dua negara, China dan India, menjadi motor utama pertumbuhan ini. China mencatatkan penambahan kapasitas tenaga surya sebesar 329 GW, mencakup 55% dari total instalasi global. Sementara itu, India mengalami lonjakan pertumbuhan yang luar biasa, dengan peningkatan instalasi lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 30,7 GW.

Eropa juga menunjukkan komitmennya terhadap energi surya, dengan pertumbuhan instalasi mencapai 40%. Namun, tidak semua wilayah mengalami tren positif ini. Timur Tengah dan Afrika mengalami perlambatan, bahkan penurunan, dalam pemasangan PLTS pada tahun 2024.

Sonia Dunlop, CEO Global Solar Council, menekankan pentingnya tenaga surya dalam mencapai target global untuk menggandakan kapasitas energi terbarukan pada akhir dekade ini. Ia menyerukan investasi yang lebih besar di pasar negara berkembang, percepatan proses perizinan, dan perencanaan tenaga kerja yang matang untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor ini.

Global Solar Council juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk mengatasi ketidakmerataan pertumbuhan pasar tenaga surya. Bagi pasar yang lebih maju, fokusnya adalah pada peningkatan fleksibilitas jaringan listrik, adaptasi kerangka kebijakan, prioritas pada penyimpanan baterai, dan penyederhanaan proses perizinan. Sementara itu, negara-negara kurang berkembang perlu mengatasi kesenjangan investasi, mengembangkan tenaga kerja terampil, dan menetapkan target yang ambisius untuk tenaga surya dan penyimpanan energi.

Markus Elsaesser, CEO Solar Promotion GmbH, menyatakan bahwa melampaui batas 2 TW adalah bukti bahwa energi surya telah menjadi pilar penting dalam sistem energi global. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pertumbuhan pesat ini membawa tantangan baru, terutama dalam hal regulasi dan investasi infrastruktur.

Laporan Global Market Outlook for Solar Power 2025-2029 menyoroti peran strategis energi surya dalam menyediakan keamanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global. Untuk mewujudkan potensi ini, diperlukan komitmen kuat dari para pembuat kebijakan dan lembaga keuangan untuk menciptakan lingkungan regulasi dan keuangan yang kondusif bagi pertumbuhan energi surya.

Energi surya telah menjadi bagian penting dari sistem energi global. Dengan harga yang terus menurun dan teknologi yang terus berkembang, tenaga surya semakin menarik sebagai sumber energi yang bersih, terbarukan, dan berkelanjutan.