Tragedi di Semarang: Pengemudi Truk Tewas Tertabrak Kereta Api Harina Akibat Terobos Palang Pintu
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Kaligawe, Semarang, Kamis (8/5/2025) pagi, melibatkan Kereta Api Harina relasi Bandung-Semarang-Surabaya dan sebuah truk. Insiden tragis ini mengakibatkan pengemudi truk, M. Akbar (20), meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut keterangan Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang diduga menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup. Truk tersebut melaju dari arah Terminal Terboyo menuju Raden Patah, sementara KA Harina melaju dari arah utara ke selatan.
Akibat benturan keras, M. Akbar mengalami luka parah di bagian kepala, kaki, dan tangan yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya telah dibawa ke RSUP Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Selain korban meninggal, seorang penumpang truk bernama Edi mengalami luka ringan di bagian kepala dan saat ini sedang dirawat di RS Samsoe Hidayah Semarang.
Pihak PT KAI Daop 4 Semarang melalui Humasnya, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa masinis KA Harina telah membunyikan klakson berulang kali sebelum melewati perlintasan Kaligawe. Namun, upaya tersebut tidak dapat mencegah terjadinya kecelakaan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari pihak penumpang dan awak kereta api.
Pasca-kejadian, PT KAI segera menerjunkan tim tanggap darurat untuk melakukan evakuasi dan penanganan. Dampak dari kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada lokomotif KA Harina, sehingga dilakukan pergantian lokomotif. Franoto menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat dalam penanganan insiden ini, serta permohonan maaf kepada para pelanggan dan masyarakat yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi.
PT KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan dan pelayanan kepada pelanggan. Pihaknya terus berupaya untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar dan tepat waktu.