AC Milan Comeback Dramatis di Kandang Lecce, Kecerdasan Pulisic Jadi Kunci Kemenangan

AC Milan Comeback Dramatis di Kandang Lecce, Kecerdasan Pulisic Jadi Kunci Kemenangan

Pertandingan pekan ke-28 Liga Italia 2024-2025 antara Lecce dan AC Milan di Stadion Via del Mare, Sabtu (8/3/2025), menyajikan drama menegangkan yang berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi tim tamu. AC Milan, asuhan pelatih Sergio Conceicao, sempat tertinggal dua gol lebih dulu, namun berhasil bangkit dan membalikkan keadaan berkat penampilan gemilang Christian Pulisic dan strategi cerdik Conceicao.

Lecce unggul cepat lewat dua gol Nikola Krstovic pada menit ke-7 dan 59. Milan yang bermain menekan sejak awal, nyaris menyamakan kedudukan di babak pertama. Namun, dua gol yang dicetak Santiago Gimenez dan Matteo Gabbia dianulir wasit karena offside. Kebuntuan Milan akhirnya terpecahkan pada menit ke-68 melalui gol bunuh diri Antonio Gallo yang tak mampu menghalau tembakan Joao Felix. Keadaan semakin dramatis saat Christian Pulisic sukses mencetak gol penalti pada menit ke-73 setelah dilanggar Federico Baschirotto di kotak penalti. Tendangan penalti Pulisic ini menjadi titik balik bagi Rossoneri. Semangat juang yang tinggi terlihat dari Milan yang terus menekan hingga akhirnya Pulisic kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-81. Berlari dari sisi kiri, ia mampu menyambar umpan silang Rafael Leao dan menjebol gawang Lecce untuk kali kedua, memastikan kemenangan 3-2 bagi AC Milan.

Pelatih Conceicao memberikan pujian setinggi langit kepada Pulisic. "Pulisic memiliki kemampuan memotong ke tengah lapangan dan bermain di antara lini," ujar Conceicao. "Dia cerdas dan mampu beradaptasi dengan berbagai peran. Saya ingin melihatnya bermain di antara gelandang lawan, dengan Reijnders dan Bondo menarik pemain bertahan Lecce keluar untuk menciptakan ruang." Pulisic sendiri memulai pertandingan sebagai penyerang sayap kiri, sebelum bergeser ke sayap kanan setelah masuknya Leao di babak kedua. "Pulisic bisa bermain di berbagai posisi, di belakang penyerang, di sayap. Hari ini dia memulai di kiri, tetapi perannya yang terbaik adalah saat dia memotong ke tengah," tambah Conceicao. "Dia memiliki banyak kualitas, tetapi juga sangat cerdas, sehingga bisa memahami dan memainkan berbagai peran." Kemenangan ini merupakan bukti kehebatan taktik Conceicao dan kontribusi luar biasa Pulisic yang berhasil membawa AC Milan meraih tiga poin penting di laga tandang yang penuh tantangan tersebut. Strategi Conceicao dalam memanfaatkan kecerdasan Pulisic di lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam membalikkan keadaan yang sempat begitu sulit bagi timnya.

Kekalahan Lecce cukup mengecewakan meskipun permainan mereka terbilang cukup baik di babak pertama. Dua gol Krstovic yang mampu membobol pertahanan Milan membuktikan kualitasnya sebagai penyerang. Namun, kegagalan dalam memanfaatkan peluang dan tekanan dari Milan di babak kedua membuat mereka harus menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa sepakbola adalah olahraga yang penuh kejutan dan butuh strategi cermat untuk meraih kemenangan.