Tragedi Purworejo: Tanjakan Kalijambe Kembali Menelan Korban, Jalur Maut yang Dikenal Rawan Kecelakaan
Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk dan angkutan kota (angkot) di Kalijambe, Purworejo, Jawa Tengah, kembali menyoroti kondisi jalur tersebut yang dikenal rawan. Insiden tragis ini merenggut nyawa 11 penumpang angkot, menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi di tanjakan Kalijambe, yang oleh warga setempat dijuluki "jalur tengkorak".
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) melalui Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) telah mengonfirmasi bahwa lokasi kejadian merupakan area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kombes Pratama, Dirlantas Polda Jateng, menyampaikan bahwa jalur ini memiliki marka jalan yang jelas melarang tindakan menyalip, namun imbauan tersebut tampaknya tidak diindahkan oleh pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan.
Tanjakan Kalijambe, yang menghubungkan Kabupaten Purworejo dan Magelang, memiliki panjang lebih dari satu kilometer dengan karakteristik jalan yang menanjak dan sedikit berkelok. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi, terutama kendaraan berat seperti truk. Masyarakat sekitar secara swadaya telah berinisiatif untuk melakukan pengaturan lalu lintas selama 24 jam guna meminimalisir potensi kecelakaan di jalur ini. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya mampu mencegah terjadinya insiden.
Menurut keterangan saksi mata, truk dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Setibanya di lokasi kejadian, diduga mengalami masalah pada sistem pengereman sehingga hilang kendali. Truk tersebut kemudian oleng dan menabrak angkot bernomor polisi AA 1307 OA yang berada di depannya. Dampak benturan yang keras menyebabkan angkot tersebut ringsek dan mengakibatkan sejumlah penumpangnya meninggal dunia di tempat.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melintasi tanjakan Kalijambe. Larangan mendahului kendaraan lain harus ditaati demi keselamatan bersama. Investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, terutama di jalur-jalur yang dikenal rawan kecelakaan.