Ma'ruf Amin Nakhoda Dewan Pengawas Syariah Manulife Syariah

Manulife Syariah Indonesia secara resmi menunjuk Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, K.H. Ma'ruf Amin, sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS). Penunjukan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola syariah dan memastikan kepatuhan penuh terhadap prinsip-prinsip keuangan Islam. Ma'ruf Amin, dengan rekam jejak panjang dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah, diharapkan dapat memberikan arahan yang tepat bagi pengembangan produk dan layanan Manulife Syariah.

Dalam perannya sebagai Ketua DPS, Ma'ruf Amin akan bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan bahwa seluruh aktivitas, produk, dan layanan Manulife Syariah sejalan dengan fatwa dan regulasi syariah yang berlaku. DPS juga akan bertugas untuk melakukan pengawasan rutin guna memastikan keselarasan operasional dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Ma'ruf Amin menyambut baik penunjukan ini dan menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh produk dan layanan asuransi jiwa Manulife Syariah memenuhi standar prinsip Islam yang ketat, serta menawarkan solusi perlindungan yang transparan dan terpercaya bagi masyarakat. Beliau juga menyoroti potensi besar industri asuransi syariah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

"Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah merupakan fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulisnya.

Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, menyatakan bahwa bergabungnya Ma'ruf Amin merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi Manulife Syariah sebagai pemimpin di industri asuransi syariah. Fauzi meyakini bahwa pengalaman dan visi Ma'ruf Amin akan membawa inovasi bagi perusahaan.

"Dengan pengalaman dan visi beliau, kami semakin percaya diri untuk menghadirkan inovasi berbasis syariah yang tidak hanya memenuhi kepatuhan regulasi, tetapi juga memberikan ketenangan dan kepastian bagi masyarakat yang mencari perlindungan finansial sesuai prinsip Islam," jelas Fauzi Arfan.

Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Novita Rumngangun, menambahkan bahwa penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Ketua DPS menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat optimal bagi nasabah.

"Ma'ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Manulife Syariah Indonesia menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan solusi keuangan berkelanjutan yang selaras dengan regulasi serta mencerminkan kepercayaan dan nilai-nilai masyarakat," ungkap Novita Rumngangun.

Data dari OJK menunjukkan bahwa industri asuransi syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif, dengan total aset meningkat sebesar 5,8% menjadi Rp 46,55 triliun pada Desember 2024. Manulife Syariah Indonesia sendiri mencatatkan pertumbuhan positif per Februari 2025, dengan total aset mencapai Rp 1,52 triliun.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin juga pernah menjabat sebagai Ketua DSN-MUI, menunjukkan pengalamannya yang luas dalam bidang syariah.