Persib Bandung Ukir Sejarah: Gelar Liga 1 Berturut-turut di Tengah Badai Cedera
Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Liga 1 untuk musim 2024-2025, sebuah pencapaian yang menegaskan dominasi mereka di kancah sepak bola nasional. Kepastian gelar juara ini diraih tanpa harus turun bertanding, setelah Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan saat menjamu Persik Kediri di pekan ke-31.
Gol penyeimbang dramatis dari Ramiro Fergonzi di penghujung pertandingan membuyarkan harapan Persebaya untuk meraih poin penuh. Hasil imbang 3-3 tersebut disambut meriah oleh para pemain Persib dan seluruh pendukung setia Maung Bandung, menandai sebuah momen bersejarah dalam perjalanan klub.
Kapten tim, Marc Klok, menggambarkan perjalanan musim ini sebagai sebuah perjuangan berat yang penuh tantangan. Mulai dari kompetisi pramusim Piala Presiden, hingga kerasnya persaingan di Liga Champions Asia, dan akhirnya berujung pada raihan gelar juara, semuanya dilalui dengan kerja keras dan dedikasi tinggi.
Di awal musim, Persib berjuang untuk menembus papan atas klasemen, bersaing ketat dengan Persebaya Surabaya. Kerja keras tim akhirnya membuahkan hasil saat mereka berhasil merebut posisi puncak klasemen di pekan ke-18. Sejak saat itu, Persib menunjukkan konsistensi yang luar biasa dan terus memperlebar jarak poin dengan para pesaingnya.
Perjuangan Persib untuk mempertahankan performa terbaiknya semakin berat ketika badai cedera menghantam tim. Satu per satu pemain kunci harus absen, termasuk Febri Hariyadi, Rezaldi Hehanussa, David da Silva, Dimas Drajad, Dedi Kusnandar, dan Rachmat Irianto.
"Musim ini sangat panjang, sekitar 10 atau 11 bulan. Banyak pemain cedera, akumulasi kartu, dan kami tidak pernah benar-benar bermain dengan skuad penuh," ungkap Klok.
"Skuad terus berubah, tetapi sejak akhir putaran pertama, dari pekan ke-17 sampai sekarang, kami terus berada di puncak klasemen," tambahnya.
Pencapaian Persib ini sangat istimewa, mengingat tidak banyak tim yang mampu meraih gelar juara secara berturut-turut. Klok menegaskan bahwa ini adalah sejarah yang akan diwariskan, menempatkan Persib sejajar dengan Bali United sebagai tim yang mampu mencatatkan gelar back to back. Bali United meraihnya pada musim 2019 dan 2021-2022, sementara Persib mencatatkan namanya pada musim 2023-2024 dan 2024-2025.
"Ini luar biasa karena di Indonesia tidak mudah untuk meraih gelar juara secara beruntun," kata Klok.
"Ini sejarah. Buat saya, ini adalah legacy (warisan). Back-to-back juara belum pernah terjadi dalam sejarah Persib Bandung," tegasnya.
Klok juga merasakan bahwa semua tim memiliki motivasi ekstra saat menghadapi Persib sebagai juara bertahan. Mempertahankan gelar terbukti lebih sulit dibandingkan merebutnya. Musim lalu, Persib berhasil merebut gelar juara dari PSM Makassar.
"Musim ini berat karena semua tim mengejar kami. Tahun lalu, kami yang mengejar tim lain, tapi sekarang kami yang dikejar," jelas Klok.
"Jadi tekanannya lebih besar, tapi hasilnya luar biasa. Saya sangat bangga," pungkasnya.
Berikut daftar pemain Persib yang mengalami cedera:
- Febri Hariyadi
- Rezaldi Hehanussa
- David da Silva
- Dimas Drajad
- Dedi Kusnandar
- Rachmat Irianto