Dari Utas Threads Menuju Komunitas: Kisah 3One Runners, Wadah Dukungan Pelari Tunggal

Dari Utas Threads Menuju Komunitas: Kisah 3One Runners, Wadah Dukungan Pelari Tunggal

Demam lari yang melanda Indonesia melahirkan beragam komunitas, tak hanya sebagai wadah menyalurkan hobi, namun juga sebagai tempat berbagi dukungan dan semangat. Salah satu komunitas yang menarik perhatian adalah 3One Runners, sebuah komunitas pelari yang berawal dari sebuah inisiatif sederhana di media sosial. Lahir dari sebuah utas di Threads, gagasan Jeanne Tendean untuk menghubungkan para pelari tunggal yang akan berpartisipasi dalam Borobudur Marathon 2024, berkembang pesat menjadi komunitas yang solid dan inspiratif.

Awalnya, hanya 31 pelari tunggal yang bergabung, semua berlari sendirian di ajang maraton tersebut. Nama 3One Runners pun tercetus dari jumlah anggota awal ini. Namun, komunitas ini tidak hanya berhenti pada angka 31. Kini, 3One Runners telah berkembang signifikan, menghimpun 87 anggota dari berbagai penjuru Indonesia. Keanggotaannya tersebar luas, tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bodetabek, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Solo, melainkan juga merambah ke luar Pulau Jawa, mencakup Kalimantan Timur, Pekanbaru, Pematang Siantar, hingga Makassar. Struktur organisasi yang terstruktur dengan adanya koordinator area di beberapa daerah memudahkan koordinasi dan partisipasi anggota dalam berbagai event lari di berbagai wilayah.

Komposisi anggota 3One Runners juga beragam. Dari total 87 anggota, 57 di antaranya berjenis kelamin laki-laki, sementara 30 lainnya perempuan. Rentang usia anggota pun cukup luas, mayoritas berada di kisaran 25-35 tahun (63 orang), dengan 8 anggota berusia di atas 40 tahun dan 16 anggota berusia di bawah 25 tahun. Keberagaman ini mencerminkan inklusivitas komunitas yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki semangat berlari.

Berbeda dengan komunitas lari yang fokus pada kompetisi dan prestasi, 3One Runners lebih mengedepankan aspek dukungan dan semangat kebersamaan. Ikhwan Subrata, Ketua Komunitas 3One Runners, menekankan bahwa komunitas ini bukan ajang adu kecepatan. Justru sebaliknya, 3One Runners menjadi tempat bagi para pelari pemula untuk belajar, berbagi pengalaman, dan saling mendukung satu sama lain tanpa adanya tekanan untuk mencapai prestasi tertentu. Para anggotanya saling memotivasi dan mendorong untuk berlari sesuai kemampuan masing-masing.

Sebagai bentuk apresiasi dan untuk menjaga semangat anggota agar tetap konsisten berlari, pengurus 3One Runners pernah menyelenggarakan Liga Strava, sebuah penghargaan bagi anggota dengan jarak tempuh terbanyak dalam sebulan. Sistem penghargaan ini dirancang agar kesempatan menang tersebar merata di antara anggota, sehingga semua merasa dihargai dan termotivasi. Melalui berbagai kegiatan dan inisiatif ini, 3One Runners tidak hanya menjadi tempat berlatih, tapi juga menjadi sebuah komunitas yang erat, saling mendukung, dan berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental para anggotanya. 3One Runners membuktikan bahwa sebuah komunitas yang berawal dari inisiatif sederhana di media sosial mampu berkembang menjadi sebuah wadah yang kuat dan memberikan dampak positif bagi para anggotanya.