Lion Air Sukses Terbangkan Lebih dari 10.000 Jemaah Haji dalam Program Embarkasi dan Feeder
Lion Air berhasil menunaikan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi dengan menerbangkan 10.140 jemaah haji Indonesia melalui program Embarkasi Haji Antara dan Feeder Haji.
Penerbangan ini menjadi bagian penting dari upaya Lion Air untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para jemaah haji. Perusahaan penerbangan ini mengerahkan armada modernnya, termasuk pesawat Boeing 737-900ER dengan kapasitas 215 kursi kelas ekonomi dan Boeing 737-800NG yang menampung 189 penumpang di kelas ekonomi. Sebelum digunakan, setiap pesawat telah melalui serangkaian pemeriksaan dan pemeliharaan rutin untuk memastikan kelayakan terbang sesuai dengan standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
Lion Air memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas, yang sejalan dengan tema inklusivitas dan kemudahan layanan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Upaya ini mencakup penyediaan fasilitas dan bantuan khusus selama proses keberangkatan dan penerbangan, sehingga memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah.
Program penerbangan haji Lion Air terbagi menjadi dua kategori utama:
- Embarkasi Haji Antara (EHA): Jemaah haji diterbangkan dari daerah asal menuju embarkasi utama, dengan waktu transit di bandara maksimal 6 jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.
- Penerbangan Feeder Haji: Jemaah haji diterbangkan dari daerah asal menuju embarkasi utama dan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah, Kementerian Agama RI, otoritas bandara, dan seluruh pihak terkait atas kepercayaan dan kerjasama yang telah terjalin dalam penyelenggaraan penerbangan haji 2025. Ia menegaskan komitmen Lion Air untuk terus mendukung kelancaran ibadah haji dengan menyediakan layanan udara yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Seluruh kru dan tim darat telah mendapatkan pelatihan khusus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.
Lion Air mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk:
- Tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan.
- Memastikan kehadiran di bandara lebih awal.
- Membawa dokumen perjalanan yang lengkap.
- Menjaga kesehatan dan mematuhi arahan petugas.
- Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama selama perjalanan.
Dengan langkah-langkah ini, Lion Air berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan perjalanan ibadah haji yang lancar dan berkesan bagi seluruh jemaah dari Indonesia.