Bobby Nasution Pertanyakan Anggaran Busi Racing di Dinas Sosial Sumatera Utara

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali menyoroti kejanggalan dalam usulan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kali ini, sorotan tertuju pada Dinas Sosial yang mengusulkan pembelian busi racing. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rapat Kerja Perangkat Daerah (RKPD) yang digelar di kantor Gubernur Sumatera Utara.

"Saya mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih cermat dan rasional dalam menyusun anggaran. Temuan seperti anggaran tusuk gigi, busi racing, ini sangat disayangkan. Bahkan ada busi racing di Dinas Sosial. Ini untuk apa?" tanya Bobby Nasution dengan nada heran.

Bobby Nasution mempertanyakan urgensi pengadaan busi racing tersebut. Ia secara implisit menyindir, apakah Dinas Sosial berencana untuk mengikuti ajang balap. Menurutnya, usulan anggaran yang tidak relevan dengan tugas dan fungsi OPD harus dievaluasi dan dihilangkan. Ia menegaskan bahwa anggaran yang tidak sesuai dengan target pembangunan daerah akan dihapus.

Sebelumnya, Bobby Nasution juga menemukan usulan anggaran yang dianggap tidak masuk akal, seperti pengadaan tusuk gigi senilai Rp 100 juta dan pembelian kue tar berukuran besar oleh Badan Penghubung Pemprov Sumut dengan nilai total hampir Rp 50 juta.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Porman Mahulae, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berupaya menertibkan anggaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang ada dialokasikan untuk program-program yang produktif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Berikut adalah beberapa temuan anggaran janggal yang disoroti:

  • Pengadaan busi racing oleh Dinas Sosial.
  • Anggaran tusuk gigi sebesar Rp 100 juta.
  • Pembelian 15 kue tar ukuran besar senilai Rp 48.750.000 oleh Badan Penghubung Pemprov Sumut.

Penertiban anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran daerah, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Sumatera Utara.