Jonathan Frizzy Jadi Tersangka Kasus Vape Ilegal, Terancam Hukuman Berat

Aktor Jonathan Frizzy, yang dikenal luas dengan nama Ijonk, kini menghadapi masalah hukum serius setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian dalam kasus peredaran vape ilegal yang mengandung zat berbahaya. Penetapan status tersangka ini diumumkan oleh Polda Metro Jaya pada hari Senin, 5 Mei 2025.

Kasus ini bermula dari penemuan vape yang mengandung etomidate, sebuah jenis obat keras yang seharusnya hanya digunakan dalam pengawasan medis. Etomidate memiliki efek sedatif dan anestesi yang kuat, dan penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Polisi menduga Jonathan Frizzy terlibat dalam peredaran vape ilegal tersebut, yang melanggar Undang-Undang Kesehatan.

"Pasal yang dikenakan adalah Pasal 435 Subsider pasal 436 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 55 KUHPidana," ujar Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, kepada awak media. Pasal-pasal ini mengatur tentang produksi, distribusi, dan penggunaan obat-obatan terlarang dan zat berbahaya tanpa izin yang sah.

Akibat perbuatannya, Jonathan Frizzy terancam hukuman pidana yang cukup berat. Ancaman hukuman maksimal yang mungkin diterimanya adalah 12 tahun penjara dan denda hingga 5 miliar rupiah. Ancaman hukuman ini mencerminkan betapa seriusnya pelanggaran yang diduga dilakukan oleh aktor tersebut.

Sebelumnya, Jonathan Frizzy sempat dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini. Namun, pemeriksaan tersebut ditunda karena ia harus menjalani operasi medis. Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta, AKP Michael Tandayu, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan atas dasar kemanusiaan, mengingat kondisi kesehatan Jonathan Frizzy yang membutuhkan pemulihan pasca-operasi.

"Betul (seharusnya diperiksa pekan depan). Karena kemarin kan operasi, hari Selasa kemarin. Itu dari rumah sakitnya minimal 5 hari recovery-nya, pemulihannya," kata AKP Michael Tandayu beberapa waktu lalu.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa pemeriksaan akan segera dilanjutkan setelah kondisi Jonathan Frizzy memungkinkan. Mereka juga berkoordinasi dengan dokter yang menangani aktor tersebut untuk memastikan bahwa proses pemeriksaan tidak mengganggu pemulihannya. Kasus ini masih terus dalam pengembangan oleh pihak kepolisian.