Beby Prisillia Tanggapi Tuduhan Patriarki Terhadap Onadio Leonardo
Klarifikasi Beby Prisillia Terkait Opini Patriarki Onadio Leonardo
Isu mengenai Onadio Leonardo yang dianggap memiliki pandangan patriarki dalam rumah tangganya menjadi sorotan publik baru-baru ini. Hal ini bermula dari pernyataan Onad yang enggan mengantar anaknya ke sekolah, dengan alasan bahwa tugas tersebut adalah ranah istrinya, Beby Prisillia.
Menanggapi hal tersebut, Beby Prisillia memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pembagian tugas dalam rumah tangganya dengan Onad telah disepakati bersama. Beby menekankan bahwa fokus utama Onad adalah mencari nafkah, mengingat pekerjaannya yang seringkali menuntutnya untuk bekerja hingga larut malam. Sementara itu, Beby bertanggung jawab penuh atas urusan rumah tangga dan anak.
"Oh, tidak (Onad memandikan anak), memang bukan urusannya. Biar saya saja yang memandikan anak. Kami sudah sepakat untuk membagi tugas," ujar Beby Prisillia saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3 Mei 2025).
Beby menjelaskan bahwa ia meminta Onad untuk fokus pada pekerjaannya agar dapat memberikan yang terbaik bagi keluarga. Ia menyadari bahwa Onad seringkali baru bisa tidur pukul dua dini hari, sehingga ia tidak ingin membebaninya dengan tugas tambahan seperti mengantar anak sekolah di pagi hari. Pembagian tugas ini, menurut Beby, adalah solusi terbaik untuk menjaga keseimbangan dalam rumah tangga mereka.
Onadio Leonardo sendiri juga turut memberikan penjelasan terkait pernyataannya dalam podcast Deddy Corbuzier yang menjadi pemicu kontroversi. Musisi berusia 35 tahun tersebut mengklaim bahwa pernyataannya telah dipotong dan diedit, sehingga menimbulkan kesan yang salah. Ia menegaskan bahwa sebenarnya ia juga turut andil dalam mengurus anak, namun bagian tersebut tidak ditayangkan dalam podcast.
Dengan klarifikasi ini, Beby Prisillia berharap agar publik dapat memahami dinamika rumah tangganya dengan lebih baik dan tidak mudah memberikan penilaian negatif berdasarkan potongan informasi yang beredar.
Daftar Tugas Rumah Tangga Beby Prisillia dan Onadio Leonardo:
- Beby Prisillia: Mengurus anak (termasuk memandikan), mengantar dan menjemput sekolah, serta bertanggung jawab penuh atas urusan rumah tangga.
- Onadio Leonardo: Fokus mencari nafkah.
Pembelaan Beby Prisillia Terhadap Suami
Pasangan selebriti, Onadio Leonardo dan Beby Prisillia, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah Onad dituding memiliki pandangan patriarki. Tuduhan ini muncul setelah potongan video dari sebuah podcast beredar, di mana Onad menyatakan bahwa mengantar anak ke sekolah adalah tugas seorang istri. Pernyataan ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial, dengan banyak netizen mengecam Onad karena dianggap meremehkan peran seorang ibu dan melanggengkan stereotip gender.
Menanggapi tudingan tersebut, Beby Prisillia tampil membela sang suami. Ia menjelaskan bahwa pembagian tugas dalam rumah tangga mereka telah disepakati bersama dan didasarkan pada pertimbangan yang matang. Beby mengungkapkan bahwa ia sendiri yang meminta Onad untuk fokus pada pekerjaannya sebagai musisi dan pencari nafkah utama keluarga. Mengingat jadwal kerja Onad yang padat dan seringkali mengharuskannya bekerja hingga larut malam, Beby merasa lebih baik jika ia yang mengambil alih sebagian besar urusan rumah tangga dan pengasuhan anak.
"Kami sudah berbicara dari hati ke hati dan sepakat bahwa ini adalah cara terbaik untuk menjaga keseimbangan dalam keluarga kami," ujar Beby. "Onad bekerja keras untuk kami semua, dan saya ingin meringankan bebannya sebisa mungkin." Beby juga menegaskan bahwa Onad adalah sosok ayah yang penyayang dan selalu berusaha untuk meluangkan waktu bagi anak-anaknya, meskipun dengan jadwal yang padat. Ia menambahkan bahwa tudingan patriarki yang dialamatkan kepada Onad tidaklah adil dan tidak mencerminkan realitas dalam rumah tangga mereka.
Klarifikasi Beby ini diharapkan dapat meredakan perdebatan yang sedang berlangsung dan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dinamika rumah tangga mereka. Beby berharap agar publik dapat lebih bijak dalam menilai sebuah situasi dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak lengkap atau dipelintir.