Evaluasi CFD Depok Diharapkan: Keluhan Warga Soroti Keberadaan PKL yang Mengganggu Kenyamanan

Sejumlah warga Depok menyuarakan aspirasi terkait pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kota mereka. Keluhan utama tertuju pada keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mengganggu kelancaran aktivitas dan kenyamanan pengunjung.

Siti, seorang warga Beji, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi CFD Depok yang dipenuhi PKL di sepanjang jalan. Ia membandingkannya dengan CFD Jakarta yang menurutnya lebih tertib dan teratur. "Di Jakarta lebih teratur. Mereka sudah punya jalur khusus dan pengaturan yang lebih rapi. Di Depok, banyak pedagang kaki lima yang berdagang di area CFD, jadi agak terganggu jalannya," ujarnya.

Meski demikian, Siti mengakui bahwa ia memilih CFD Depok karena lokasinya lebih dekat dengan rumahnya, sehingga ia bisa berjalan kaki atau bersepeda ke sana. Namun, ia menyoroti bahwa lokasi CFD Depok tidak seluas CFD Jakarta, sehingga ruang gerak pengunjung menjadi terbatas.

"Di Jakarta lebih luas, jadi bisa lebih bebas bergeraknya. Kalau di Depok, cuma beberapa kilometer dan sebagian besar jalannya masih jadi titik kemacetan,” kata Siti.

Rudi, warga Tanah Baru, juga menyampaikan pendapat serupa. Ia mengatakan bahwa ia lebih memilih CFD Depok karena jaraknya lebih dekat daripada CFD Jakarta. Namun, ia mengkritik banyaknya pengunjung yang berhenti untuk berbelanja makanan, sehingga menyebabkan kemacetan. "Menurut saya, di Jakarta itu lebih nyaman, lebih teratur. Di Depok, banyak orang berhenti di jalan untuk berbelanja, malah jadi bikin macet,” tutur Rudi.

Andi, warga Cimanggis, menambahkan bahwa keberadaan PKL mengganggu aktivitas olahraga warga. Ia berharap agar ada perbaikan dalam pelaksanaan CFD Depok, terutama terkait penertiban PKL.

"Jalannya yang sempit dan adanya pedagang kaki lima. Ini sih jadi gangguan karena bikin macet dan menghalangi pengunjung yang ingin beraktivitas,” ucapnya.

Keluhan-keluhan ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan CFD Depok. Penertiban PKL dan pengaturan lalu lintas yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung, sehingga CFD dapat menjadi wadah yang positif bagi masyarakat untuk berolahraga dan bersosialisasi.