Kanye West Gugat Dokter Gigi: Diduga Picu Kecanduan Gas Nitrous dan Kerusakan Neurologis

Rapper kontroversial, Kanye West, yang kini dikenal sebagai Ye, melayangkan gugatan terhadap dokter giginya, Dr. Thomas Connelly, atas dugaan malpraktik yang menyebabkan dirinya kecanduan gas nitrous atau gas tertawa. Gugatan tersebut diajukan melalui pengacaranya, Andrew Cherkasky, dengan tuduhan kelalaian profesional, malpraktik medis, serta pelanggaran hukum dan kontrak lainnya terkait perawatan gigi yang diberikan oleh Dr. Connelly.

Menurut surat gugatan yang dilayangkan, Dr. Connelly mulai merawat Ye pada awal tahun 2024, termasuk pemasangan gigi titanium khusus yang menjadi ciri khas sang rapper. Namun, yang menjadi sorotan adalah tuduhan bahwa Dr. Connelly memberikan gas nitrous dalam jumlah yang tidak wajar dan tanpa justifikasi medis yang jelas. Bahkan, pengacara Ye mengklaim bahwa dokter gigi tersebut memberikan gas nitrous untuk tujuan rekreasi semata dan mengajarkan Ye cara menggunakannya sendiri di luar lingkungan medis yang seharusnya.

Tuduhan Serius Terhadap Dokter Gigi

Salah satu poin penting dalam gugatan tersebut adalah klaim bahwa Dr. Connelly mengirimkan tabung gas nitrous oksida berukuran "bedah" ke kediaman pribadi Ye, termasuk tempat tinggalnya bersama istrinya, Bianca Censori. Hal ini dinilai sebagai tindakan yang memfasilitasi dan mendorong Ye untuk menghirup gas tersebut secara bebas, tanpa pengawasan medis yang memadai.

Pengacara Ye juga menuduh Dr. Connelly mengetahui bahwa kliennya mulai menunjukkan tanda-tanda ketergantungan dan kerusakan neurologis akibat penggunaan gas nitrous. Beberapa indikasi yang disebutkan antara lain:

  • Ye sering mengenakan masker inhalasi.
  • Obsesi terhadap gas nitrous.
  • Gejala kecanduan lainnya.

Namun, alih-alih mengambil tindakan untuk membantu Ye mengatasi kecanduannya, Dr. Connelly disebut mengabaikan tanda-tanda tersebut dan terus memberikan gas nitrous. Bahkan, pengacara Ye mengklaim bahwa Dr. Connelly mengakui kesalahannya dalam pesan teks dan email, yang dianggap sebagai bukti kelalaian dan kesadaran akan kesalahan tersebut.

Eksploitasi dan Kerugian Mental

Lebih lanjut, gugatan tersebut menuduh Dr. Connelly memanfaatkan kondisi rentan Ye yang kecanduan gas tertawa. Dokter gigi tersebut diduga terus-menerus membuat Ye membeli gas tertawa darinya dengan harga yang fantastis, yaitu 50.000 dolar AS per bulan. Selain itu, pengacara Ye menyatakan bahwa Dr. Connelly gagal memastikan bahwa kliennya mendapatkan perawatan medis lanjutan, detoksifikasi, atau rujukan ke spesialis untuk menangani ketergantungan nitrous oksida dan kerusakan neurologis yang disebabkan oleh tindakannya.

Akibat kecanduan gas nitrous yang dipicu oleh Dr. Connelly, Ye dikabarkan mengalami penurunan drastis dalam kesehatan mentalnya. Gejala-gejala yang dialami antara lain kebingungan, ketidakstabilan suasana hati, kecemasan, dan depresi. Gugatan ini menyoroti dampak serius dari dugaan malpraktik medis dan kelalaian profesional yang dilakukan oleh seorang dokter gigi terhadap kesehatan dan kesejahteraan seorang pasien.

Dr. Connelly belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan yang dilayangkan oleh Kanye West. Kasus ini masih dalam proses hukum dan akan terus dipantau perkembangannya.