Kota Tangerang Luncurkan Program Angkutan Gratis untuk Pelajar
Pemerintah Kota Tangerang secara resmi meluncurkan program angkutan perkotaan gratis yang ditujukan khusus bagi para pelajar. Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah akses pendidikan bagi seluruh siswa di wilayah tersebut.
Peluncuran program yang bertajuk "Angkutan Perkotaan Gratis untuk Pelajar" ini berlangsung di Stadion Benteng Reborn pada hari Jumat, dengan dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wali Kota Tangerang, Sachrudin. Program ini merupakan wujud komitmen Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa program ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan finansial dan transportasi yang seringkali menjadi kendala bagi siswa untuk bersekolah. "Dengan adanya akses transportasi gratis ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi alasan bagi anak-anak untuk tidak pergi ke sekolah," ujarnya.
Program ini mengintegrasikan Bus Trans Kota Tangerang (Bus Tayo) dan angkot Si Benteng, yang akan melayani seluruh trayek di Kota Tangerang. Layanan angkutan gratis ini tersedia pada hari Senin hingga Jumat, dengan jadwal operasional yang disesuaikan dengan jam masuk dan pulang sekolah, yaitu:
- Pagi: 05.00 – 07.30 WIB
- Siang: 12.00 – 15.00 WIB
- Sore: 16.30 – 18.00 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Tangerang, Achmad Suhaely, menjelaskan bahwa program ini berlaku untuk seluruh pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang berada di Kota Tangerang. Untuk dapat menikmati fasilitas ini, para pelajar diwajibkan mengenakan seragam sekolah sebagai identifikasi.
Salah seorang siswa SMPN 1 Kota Tangerang, Rama Aldwira Nurtango, menyambut baik program ini. Ia mengaku bahwa program ini sangat membantu meringankan beban biaya transportasi sehari-hari. "Biasanya naik angkutan itu kan bayar. Tapi sekarang gratis, jadi bisa lebih mudah dan hemat ke sekolah, uangnya bisa buat nabung," ungkapnya.
Program angkutan gratis ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomis bagi keluarga pelajar, tetapi juga berkontribusi pada upaya menciptakan transportasi yang ramah lingkungan di Kota Tangerang. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, diharapkan dapat menurunkan tingkat polusi udara dan kemacetan di wilayah tersebut.