Kejaksaan Agung Mendalami Dugaan Korupsi di Pertamina, Sejumlah Pejabat Diperiksa

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pendalaman terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di tubuh PT Pertamina (Persero), Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). Sebagai bagian dari proses investigasi, sejumlah saksi yang terdiri dari staf dan pimpinan dari berbagai anak usaha BUMN tersebut telah dimintai keterangan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini terkait erat dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Tersangka Yoki Firnandi, dkk., dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero), Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) periode 2018 hingga 2023.

Berikut adalah daftar saksi yang telah diperiksa oleh Kejagung:

  • AB selaku VP Crude & Product Trading & Commercial.
  • WB selaku Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI).
  • SA selaku Manager Tonnage Management PT Pertamina International Shipping.
  • MG selaku Manager Treasury PT Pertamina International Shipping.
  • RP selaku Staf pada PT Pertamina International Shipping.
  • HASM selaku VP Crude & Gas Operation PT Pertamina International Shipping tahun 2021 sampai dengan 2023.
  • AS selaku VP Tonnage Management & Service PT Pertamina International Shipping tahun 2022 sampai dengan 2023.
  • ATW selaku Staf pada Fungsi Crude Trading ISC.

Pemeriksaan intensif ini merupakan tindak lanjut dari penetapan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan KKKS periode 2018-2023. Para tersangka tersebut adalah:

  • Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
  • Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
  • Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.
  • Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.
  • Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga.
  • Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.
  • Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.
  • Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim.
  • Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Kejaksaan Agung terus berupaya untuk mengungkap seluruh fakta dan pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi ini, serta memastikan proses hukum berjalan dengan transparan dan akuntabel. Pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai praktik-praktik yang merugikan negara dan PT Pertamina (Persero) serta memberikan efek jera bagi pelaku korupsi di sektor energi.