Shireen Sungkar Sukses Pangkas 7 Kg Berat Badan dalam Program Diet Terukur

Artis peran Shireen Sungkar berhasil mewujudkan impiannya untuk memiliki berat badan ideal. Dalam kurun waktu enam minggu, istri Teuku Wisnu ini berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 7 kilogram. Keberhasilan ini diraih melalui program diet sehat yang dipersonalisasi dan dipantau langsung oleh dokter spesialis gizi.

Shireen mengungkapkan bahwa dirinya telah lama berjuang untuk menurunkan berat badan dan sempat mengalami stagnasi di angka 65 kilogram. Setelah mencoba berbagai metode diet tanpa hasil yang memuaskan, ia akhirnya berkonsultasi dengan dr. Sonia Wibisono dan diperkenalkan dengan program diet online yang terstruktur.

"Sudah lama banget stuck di 65 kg, sudah coba berbagai macam diet dari dulu. Akhirnya mencari solusi ke dr Sonia Wibisono dan dikenalkan dengan diet sehat online ini," ungkap Shireen dalam sebuah acara di Jakarta Selatan.

Program diet yang dijalani Shireen tidak hanya berfokus pada pengurangan porsi makan, tetapi juga melibatkan panduan dan konsultasi yang terukur dengan dokter spesialis gizi dan tim medis. Setiap program diet disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi individu pasien.

Shireen mendapatkan bimbingan komprehensif dari spesialis gizi, termasuk:

  • Meal plan: Perencanaan makanan yang sehat dan bergizi.
  • Video olahraga ringan: Panduan olahraga yang mudah diikuti untuk meningkatkan pembakaran kalori.
  • Resep obat diet: Pemberian resep obat diet yang sesuai dengan kebutuhan dan indikasi medis (jika diperlukan).

Dengan tinggi badan 171 cm, Shireen berhasil menurunkan berat badannya dari 65 kilogram menjadi 58 kilogram, dan berat badan tersebut stabil hingga saat ini. Keberhasilan ini membuktikan bahwa diet yang sehat dan terukur, dengan pendampingan ahli, dapat memberikan hasil yang optimal.

Dr. Sonia Wibisono, founder drslimming.id, menambahkan bahwa program diet yang mereka tawarkan aman bagi ibu menyusui dan pasien dengan riwayat penyakit tertentu, karena penyesuaian program dilakukan secara individual dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing pasien.