Barcelona Ditahan Imbang Inter Milan: Pertahanan Jadi Sorotan Utama
Barcelona harus puas berbagi angka dengan Inter Milan dalam laga sengit yang berakhir imbang 3-3 di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (1/5/2025). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpiade Lluis Companys ini memperlihatkan dominasi Barcelona dalam penguasaan bola, namun juga menyoroti kerapuhan lini pertahanan mereka yang menjadi celah bagi serangan balik Inter.
Sejak awal pertandingan, Inter Milan tampil mengejutkan dengan keunggulan cepat melalui gol Marcus Thuram. Gol cepat ini seolah menjadi alarm bagi lini belakang Barcelona yang tampak belum sepenuhnya siap menghadapi tekanan. Keunggulan Inter semakin bertambah melalui gol Denzel Dumfries, membuat Barcelona tertinggal dua gol.
Barcelona mencoba bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Lamine Yamal dan Ferran Torres sebelum turun minum. Namun, kelemahan dalam koordinasi dan antisipasi bola mati kembali terlihat di babak kedua. Dumfries kembali mencatatkan namanya di papan skor, membawa Inter kembali unggul. Beruntung, gol bunuh diri Yan Sommer menyelamatkan Barcelona dari kekalahan di kandang.
Secara statistik, Barcelona unggul jauh dalam penguasaan bola, mencapai 78 persen. Mereka juga melepaskan 19 tembakan, dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Namun, efektivitas serangan Inter Milan patut diacungi jempol. Dari hanya tujuh tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran dan semuanya berbuah gol. Fakta ini semakin mempertegas bahwa lini belakang Barcelona menjadi titik lemah yang perlu segera dibenahi.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa taktik garis pertahanan tinggi yang diterapkannya masih memiliki celah yang mudah dieksploitasi lawan. Dua gol Inter Milan yang berawal dari sepak pojok juga menjadi indikasi kelemahan dalam mengantisipasi bola mati. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Flick untuk mempersiapkan timnya menghadapi leg kedua di markas Inter Milan.
Raphinha, pemain Barcelona, juga menyuarakan kekecewaannya atas mudahnya timnya kebobolan gol. Ia menekankan pentingnya perbaikan di lini pertahanan sebelum melakoni laga tandang melawan Inter Milan. Hasil imbang ini memang memberikan harapan bagi Barcelona untuk lolos ke final, namun mereka harus tampil lebih solid dan tidak mengulangi kesalahan yang sama di leg kedua.