Konflik Lahan di Tanimbar Berujung Maut: Satu Warga Tewas Akibat Bentrokan Antar Kelompok
Kepulauan Tanimbar, Maluku, diguncang bentrokan antar kelompok warga yang dipicu sengketa lahan. Insiden yang terjadi di Kecamatan Selaru ini mengakibatkan satu orang tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Konflik bermula dari permasalahan lahan yang disengketakan antara warga Desa Lingat dan Desa Kandar. Ketegangan meningkat hingga berujung pada aksi pemblokiran jalan di Desa Kandar. Aparat kepolisian dari Polsek Selaru segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan mediasi. Setelah berkoordinasi, warga bersedia membuka blokade jalan dengan syarat hanya personel TNI-Polri yang diizinkan melintas.
Personel gabungan dari Polres Kepulauan Tanimbar, Polsek Selaru, Koramil, dan TNI-AL berupaya menenangkan situasi dan mengarahkan warga untuk kembali ke desa masing-masing. Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil. Beberapa saat kemudian, bentrokan antar warga kembali pecah.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminnulla, bentrokan terjadi dengan saling serang menggunakan senapan angin. Seorang warga berinisial SN (51) menjadi korban tewas akibat terkena tembakan senapan angin di bagian dada kiri. Selain korban meninggal, enam warga lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan senapan angin.
Aparat TNI dan Polri yang masih berada di lokasi kejadian segera bertindak untuk meredam bentrokan dan membubarkan massa. Situasi saat ini telah berhasil dikendalikan, namun personel TNI-Polri masih disiagakan di lokasi konflik untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Polda Maluku mengimbau kepada seluruh masyarakat di kedua desa yang bertikai untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diminta untuk menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam bentrokan, terutama mereka yang menggunakan senapan angin. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku.
Berikut adalah daftar korban luka:
- Korban 1
- Korban 2
- Korban 3
- Korban 4
- Korban 5
- Korban 6
Investigasi lebih lanjut tengah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif dan aktor intelektual di balik bentrokan ini. Polda Maluku berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dan adil, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat di Kepulauan Tanimbar.