Studi Ungkap Daftar Jurusan Kuliah dengan Prospek Gaji Awal Terendah di Amerika Serikat
Dunia perkuliahan seringkali dipandang sebagai investasi masa depan, namun realitas gaji awal setelah lulus dapat bervariasi signifikan antar jurusan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Federal Reserve Bank of New York menyoroti adanya disparitas pendapatan di antara berbagai bidang studi, terutama dalam lima tahun pertama setelah memasuki dunia kerja. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi calon mahasiswa dalam mempertimbangkan pilihan jurusan mereka.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa lulusan jurusan teknik cenderung menduduki puncak daftar dengan rata-rata gaji tahunan mencapai USD 80.000 (sekitar Rp 1,34 miliar) di awal karier mereka. Sebaliknya, jurusan-jurusan seperti pendidikan, seni, dan ilmu sosial umumnya menghasilkan gaji tahunan yang lebih rendah, dengan rata-rata sekitar USD 40.000 (sekitar Rp 670 juta). Angka ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan rata-rata gaji tahunan di Amerika Serikat pada tahun 2024, yang mencapai USD 77.460 (sekitar Rp 1,3 miliar).
Analisis data dari Biro Sensus AS tahun 2023 juga mendukung temuan ini, mengindikasikan bahwa bidang pendidikan dan sosial seringkali berada di posisi terbawah dalam hal gaji awal. Lulusan jurusan bahasa asing, misalnya, hanya memperoleh sekitar Rp 670 juta per tahun dalam lima tahun pertama karier mereka, jauh di bawah rata-rata nasional.
Berikut adalah daftar 10 jurusan dengan rata-rata gaji terendah di AS untuk pekerja berusia 22 hingga 27 tahun, berdasarkan data yang dikutip dari CNBC:
- Bahasa Asing: USD 40.000 (sekitar Rp 670,5 juta per tahun atau Rp 55,875 juta per bulan)
- Ilmu-ilmu Sosial (Umum): USD 41.000 (sekitar Rp 687,26 juta per tahun atau Rp 57,27 juta per bulan)
- Seni dan Pertunjukan: USD 41.900 (sekitar Rp 702,35 juta per tahun atau Rp 58,5 juta per bulan)
- Antropologi: USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Pendidikan Anak Usia Dini: USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Ilmu Keluarga & Konsumen: USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Pendidikan (Umum): USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Ilmu Biologi (dan lain-lain): USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Pelayanan Sosial: USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
- Teologi dan Agama: USD 42.000 (sekitar Rp 704,02 juta per tahun atau Rp 58,67 juta per bulan)
Temuan ini menggarisbawahi pentingnya bagi calon mahasiswa untuk mempertimbangkan prospek karir dan potensi pendapatan saat memilih jurusan kuliah. Meskipun faktor finansial bukanlah satu-satunya pertimbangan, pemahaman yang jelas tentang potensi pendapatan di berbagai bidang dapat membantu mahasiswa membuat keputusan yang lebih tepat dan mempersiapkan diri untuk masa depan karir mereka.