Israel Tegaskan Komitmen Lanjutkan Operasi Militer di Gaza Hingga Tujuan Tercapai
Israel kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan operasi militer di Jalur Gaza hingga tujuan yang ditetapkan tercapai. Penegasan ini disampaikan di tengah peringatan tahunan bagi para korban perang di Israel.
Dalam pernyataan yang disiarkan melalui video, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pemerintahannya akan terus mengejar misi kemenangan, yang mencakup pembebasan seluruh sandera yang saat ini masih ditahan di Gaza. Pernyataan ini disampaikan di tengah suasana berkabung nasional, di mana sirene dibunyikan di seluruh negeri pada pukul 20.00 waktu setempat, menandai dimulainya hening cipta selama satu menit untuk mengenang para korban.
Hari peringatan ini, yang merupakan agenda tahunan, selalu menjadi momen refleksi mendalam bagi warga Israel, terutama mengingat sejarah panjang konflik dan peperangan yang telah dihadapi negara itu sejak didirikan pada tahun 1948. Namun, serangan mendadak oleh Hamas pada 7 Oktober 2023 dan perang yang berkecamuk di Gaza selama lebih dari 18 bulan terakhir, telah memberikan makna yang lebih mendalam bagi hari peringatan ini.
Senada dengan pernyataan Perdana Menteri, Kepala Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, juga menyampaikan komitmen untuk meningkatkan upaya pembebasan para sandera. Dalam pidatonya saat peringatan di Yerusalem, Zamir menyatakan bahwa musuh-musuh Israel telah salah menilai respons negara tersebut.
"Hamas telah salah menilai tekad kita untuk membawa kembali para sandera dan mengalahkannya. Kedua misi ini saling terkait. Kami akan melanjutkan dan mengintensifkan upaya kami hingga keduanya tercapai," tegas Zamir.
Menurut data, dari 251 sandera yang disita selama serangan 7 Oktober, 58 orang masih ditahan di Gaza. Militer Israel meyakini bahwa 34 di antaranya telah meninggal dunia. Serangan Hamas pada Oktober tahun lalu mengakibatkan kematian 1.218 orang di Israel, sebagian besar warga sipil. Sementara itu, serangan balasan Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 52.365 orang tewas, sebagian besar warga sipil, menurut data dari kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Berikut adalah poin-poin utama dari situasi terkini:
- Komitmen Israel: Melanjutkan operasi militer di Gaza hingga tujuan tercapai, termasuk pembebasan sandera.
- Peringatan Nasional: Mengheningkan cipta untuk mengenang para korban perang.
- Jumlah Sandera: 58 sandera masih ditahan di Gaza, 34 di antaranya diduga telah meninggal.
- Korban Tewas: 1.218 warga Israel tewas dalam serangan 7 Oktober; lebih dari 52.365 warga Gaza tewas dalam serangan balasan Israel.