DTKJ Dorong Perluasan Jaringan Royal Trans ke Bodetabek untuk Kurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) gencar mengusulkan penambahan rute layanan Royal Trans, sebuah inisiatif transportasi publik non-subsidi, kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua DTKJ, Haris Muhammadun, dalam pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota.

Fokus utama dari perluasan jaringan Royal Trans ini adalah untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). DTKJ melihat potensi besar untuk mengalihkan pengguna mobil pribadi yang setiap hari melakukan perjalanan ke Jakarta agar beralih menggunakan transportasi publik yang lebih nyaman dan efisien.

Haris Muhammadun menjelaskan bahwa penambahan rute Royal Trans akan memberikan alternatif transportasi yang menarik bagi masyarakat Bodetabek. Dengan tarif yang tidak disubsidi, layanan ini menawarkan kualitas yang lebih baik dan kenyamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan transportasi publik bersubsidi. Hal ini diharapkan dapat menarik minat pengguna mobil pribadi untuk beralih ke Royal Trans.

DTKJ mengidentifikasi beberapa rute potensial untuk pengembangan Royal Trans, antara lain:

  • Graha Raya Bintaro – Ciledug: Rute ini akan terintegrasi dengan Koridor 13 Transjakarta, memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat Bintaro menuju berbagai wilayah di Jakarta.
  • Grand Wisata Bekasi – Stasiun KCJB Halim: Rute ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Halim. Dengan adanya layanan Royal Trans, warga Grand Wisata Bekasi dan sekitarnya dapat menuju Stasiun Halim tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
  • Summarecon Bekasi – Stasiun KCJB Halim: Sama seperti rute sebelumnya, rute ini juga bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat Summarecon Bekasi menuju Stasiun KCJB Halim dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Selain mengusulkan penambahan rute Royal Trans, DTKJ juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memperluas jaringan Transjakarta melalui layanan TransJabodetabek dengan trayek Blok M-Alam Sutera yang diresmikan pada 24 April 2025. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan transportasi publik di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Inisiatif DTKJ ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengurangi kemacetan di Jakarta dan meningkatkan kualitas udara. Dengan menyediakan alternatif transportasi yang nyaman dan terjangkau, semakin banyak masyarakat diharapkan akan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.