Freeport Grassroots Tournament 2025: Lahirnya Bibit Unggul Sepak Bola di Gresik
Freeport Grassroots Tournament 2025: Lahirnya Bibit Unggul Sepak Bola di Gresik
Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik menjadi saksi bisu gelaran akbar Freeport Grassroots Tournament 2025, sebuah turnamen sepak bola usia dini yang memasuki edisi keduanya. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi panggung bagi para pemain muda untuk mengasah bakat, memupuk mimpi, dan menjalin persahabatan.
Sorak sorai penonton memeriahkan setiap pertandingan, menciptakan atmosfer yang membangkitkan semangat juang para peserta. Tim Pesawat Wadeng berhasil membuktikan superioritasnya di kategori U-10, sementara Sindogres tampil dominan dan meraih gelar juara di kategori U-12. Selain trofi juara, panitia juga memberikan penghargaan individu kepada para pemain terbaik dan penjaga gawang terbaik dari masing-masing kategori.
Berikut daftar pemenang dan pemain terbaik dalam turnamen:
- Kategori U-10
- Juara: Pesawat Wadeng
- Pemain Terbaik: M Liyan (Pesawat Wadeng)
- Penjaga Gawang Terbaik: Amril
- Kategori U-12
- Juara: Sindogres
- Pemain Terbaik: Tian (Sindogres)
- Penjaga Gawang Terbaik: Keanu
Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi apik antara PT Freeport Indonesia dan PSSI, sebagai wujud komitmen bersama dalam mengembangkan sepak bola usia dini di tanah air. Pembinaan akar rumput dianggap sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi kemajuan sepak bola Indonesia.
"Kami meyakini bahwa investasi terbaik untuk masa depan sepak bola Indonesia dimulai dari usia dini. Bersama PSSI, Freeport Indonesia memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk merasakan pengalaman berkompetisi, membangun karakter, belajar disiplin, dan menjalin kerjasama sejak dini," ungkap Aripin Buman, VP Business Process Smelting & Refining PT Freeport Indonesia.
Tidak hanya menggelar turnamen, Freeport Indonesia juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan berupa 300 pasang sepatu kepada para peserta. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda untuk terus mengasah kemampuan dan meraih cita-cita.
"Semoga bantuan ini dapat memotivasi adik-adik untuk mengasah kemampuan, menjaga semangat, dan bercita-cita tinggi," imbuh Aripin.
Ahmad Riyadh, perwakilan Exco PSSI, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Freeport Indonesia dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam memajukan sepak bola akar rumput di Indonesia.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian Freeport Indonesia. Anak-anak inilah wajah sepak bola Indonesia di masa depan. Mereka harus terus belajar, tetap semangat, menjunjung tinggi fair play, dan saling mengenal," tutur Ahmad Riyadh.
Selain itu, Ahmad Riyadh juga menyoroti pentingnya keseragaman program pembinaan di sekolah-sekolah sepak bola (SSB) yang terafiliasi dengan PSSI. Dengan program yang seragam, diharapkan para pemain muda dapat berkembang secara optimal dan memiliki kemampuan yang setara, sehingga memudahkan proses seleksi dan pembentukan tim.
"Kita lihat bersama tadi Alhamdulillah berjalan baik. Kita melihat tadi ada hal-hal yang menonjol dari adik kita, anak-anak kita itu," kata Ahmad Riyadh.
"Benar-benar konsekuen menerapkan program yang dari PSSI, dari Asprov turun ke SSB terafiliasi itu benar-benar sama. Sehingga nanti outputnya SSB A, B, dan C kalau ketemu tim yang diseleksi bisa nyambung karena programnya sama," pungkasnya.