Peserta UTBK Unsoed Jalani Ujian di Ranjang Akibat Kondisi Kesehatan Menurun
Peserta UTBK Unsoed Jalani Ujian di Ranjang Akibat Kondisi Kesehatan Menurun
Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, terpaksa mengikuti ujian dalam kondisi kurang sehat pada Senin (28/4/2025). Safira Syifa Nazzahra, nama peserta tersebut, harus menjalani proses ujian dari atas tempat tidur yang telah disiapkan khusus.
Kondisi Safira menurun drastis pada pagi hari sebelum pelaksanaan UTBK. Ia mengalami mual dan muntah hebat yang mengakibatkan tubuhnya menjadi lemas. Edi Munif, ayah Safira, menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh kelelahan setelah perjalanan dari Wonosobo menuju Purwokerto pada malam sebelumnya. "Kemungkinan dia kelelahan karena berangkat dari Wonosobo sudah sore dan dia juga tidak mau makan. Padahal sudah diingatkan untuk makan, tapi tetap tidak mau," ujar Edi kepada awak media di lokasi ujian.
Kronologi Kejadian
Menurut penuturan Edi, kondisi kesehatan Safira semakin memburuk setelah menunaikan shalat Subuh. "Setelah shalat Subuh, dia langsung ambruk. Dia memang mudah lemas jika kelelahan atau terlambat makan. Sebenarnya, dia sudah mulai muntah sejak Maghrib kemarin," jelasnya.
Meski dalam keadaan tidak fit, Safira tetap bertekad untuk mengikuti ujian. Ia sempat bergabung dengan peserta lain di ruang ujian yang terletak di lantai 3 Laboratorium Unsoed. Namun, karena kondisinya terus memburuk, tim medis memutuskan untuk memindahkannya ke ruang khusus di lantai 1.
Sebelum memulai ujian, Safira menyempatkan diri untuk melakukan panggilan video dengan ibunya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dukungan moral dan semangat. "Tadi sempat video call dengan ibunya. Ibunya berpesan agar dia tetap semangat dan tidak perlu khawatir jika tidak lulus. Yang terpenting adalah sudah berusaha semaksimal mungkin," ungkap Edi.
Tindakan Cepat Tim Kesehatan
Tim Kesehatan UTBK Unsoed, yang dipimpin oleh dr. Mustofa, segera bertindak cepat dengan menyiapkan ruang khusus setelah menerima laporan mengenai kondisi Safira. "Saat ujian akan dimulai, kami sudah mendapatkan informasi tentang kondisinya. Oleh karena itu, kami segera menyiapkan ruangan terpisah. Dia sempat masuk ke ruang ujian, tetapi karena belum dimulai dan dia mulai muntah, kami langsung siapkan ruang terpisah," jelas dr. Mustofa.
Dr. Mustofa menambahkan bahwa kejadian serupa, di mana peserta ujian mengalami gangguan kesehatan, sudah beberapa kali terjadi selama pelaksanaan UTBK. "Ini sudah kejadian kedua atau ketiga kalinya peserta mengalami hal serupa. Gejala yang umumnya muncul adalah pusing, mual, dan muntah. Kemungkinan besar disebabkan oleh maag yang kambuh karena persiapan ujian atau karena kondisi fisik yang lemah akibat kurang istirahat," paparnya.
Antisipasi dan Himbauan
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para peserta UTBK untuk menjaga kesehatan dan kondisi fisik menjelang hari ujian. Istirahat yang cukup, asupan makanan yang bergizi, dan manajemen stres yang baik sangat penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian. Pihak Unsoed juga telah menyiapkan tim medis dan fasilitas yang memadai untuk menangani peserta yang mengalami masalah kesehatan selama UTBK berlangsung.