Perempuan Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi: Sempat Terjadi Pertengkaran

Seorang perempuan muda ditemukan tewas dengan luka sayatan di sebuah kontrakan di Kampung Cibuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (27/4/2025). Penemuan ini menggemparkan warga sekitar dan memicu penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Menurut keterangan warga setempat, Bahtiar (32), sebelum kejadian tragis ini, korban sempat terlibat cekcok dengan seorang pria. Pertengkaran tersebut terjadi di depan kontrakan dan disaksikan oleh beberapa warga. "Sempat terlihat cekcok itu di depan, banyak juga yang lihat cekcok, dari situ mungkin tersulutnya," ujar Bahtiar.

Korban, yang diperkirakan berusia antara 22 dan 23 tahun, diketahui baru tiba di kontrakan tersebut bersama seorang pria pada Sabtu (26/4/2025) malam. Keduanya bukan merupakan penghuni tetap kontrakan, melainkan hanya singgah sementara. "Korban ini transitan, masuk mulai malam Minggu," jelas Bahtiar.

Saat penemuan mayat, baik warga maupun petugas tidak menemukan identitas apapun pada diri korban. Hal ini menyulitkan proses identifikasi dan pencarian informasi terkait latar belakang korban. "Enggak ada Identitas sama sekali, warga juga enggak ada yang mengenali karena di sini banyak yang keluar masuk namanya tempat transit," tambahnya.

Penemuan mayat ini bermula ketika seorang tetangga kontrakan merasa curiga karena korban dan pria yang bersamanya tidak keluar kamar sejak Sabtu malam. Pekerja kebersihan kontrakan, Mamang Mislim (54), menjelaskan bahwa tetangga korban yang juga merupakan temannya, menemukan korban sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka sayatan di sekujur tubuhnya.

Kasus ini kini ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Cibitung. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban dan mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas tindakan keji tersebut.

Pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti dan informasi yang relevan untuk mengungkap kasus ini secepatnya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan, diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.