Perjuangan Talia: Hadapi UTBK dengan Kursi Roda Usai Kecelakaan
Talia Auliya Putri, seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Gadis berusia 18 tahun ini mengikuti ujian penting tersebut dengan menggunakan kursi roda, sehari setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Insiden yang menimpa Talia terjadi di daerah Grendeng, Purwokerto, ketika ia sedang mengendarai sepeda motor. Diduga akibat kampas rem blong, Talia kehilangan kendali dan terjatuh. Akibatnya, ia mengalami luka-luka yang cukup membatasi mobilitasnya.
Meskipun dalam kondisi yang tidak ideal, Talia tetap bertekad untuk mengikuti UTBK. Ia menyadari pentingnya ujian ini bagi masa depannya dan tidak ingin mengecewakan harapan orang tuanya. Pihak panitia Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Unsoed memberikan dukungan penuh dengan menyediakan tempat khusus di lantai satu Gedung Laboratorium Riset. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses bagi Talia yang kesulitan berjalan.
Talia mengungkapkan bahwa luka-luka yang dideritanya masih terasa sakit, terutama saat bangun tidur. Namun, rasa sakit itu tidak mampu mengalahkan semangatnya untuk meraih cita-cita. Siswi SMA Negeri 1 Sokaraja ini memilih Jurusan Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pilihan pertama, diikuti Manajemen Unsoed dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Semarang (Polines).
"Saya tetap semangat karena ada harapan orang tua supaya bisa sampai pendidikan tinggi," ujar Talia dengan nada optimis.
Panitia UTBK Unsoed menunjukkan respons cepat dan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi Talia. Koordinator TIK Pusat UTBK-351 Unsoed, Eko Sumanto, menjelaskan bahwa pihaknya segera menyiapkan fasilitas khusus setelah menerima informasi dari orang tua Talia. Selain tempat ujian yang mudah diakses, Talia juga didampingi oleh pengawas khusus dan seorang dokter selama ujian berlangsung.
"Pada prinsipnya Unsoed selalu mengantisipasi hal-hal seperti ini. Kami selalu memberikan fasilitas terbaik untuk peserta yang hadir di UTBK ini," kata Eko.
Kisah Talia menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di tengah keterbatasan fisik akibat kecelakaan, ia mampu menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk meraih impiannya. Dukungan dari keluarga, teman, dan panitia UTBK Unsoed turut memberikan kekuatan bagi Talia untuk menghadapi ujian penting ini. Semoga Talia berhasil meraih hasil yang terbaik dan diterima di jurusan yang diimpikannya.