Meta Kembali Pangkas Karyawan, Giliran Divisi VR Terdampak Restrukturisasi

Raksasa teknologi, Meta, kembali mengambil langkah efisiensi dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya. Kali ini, gelombang PHK menyasar divisi Reality Labs, yang bertanggung jawab dalam pengembangan teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR).

Fokus utama PHK kali ini tertuju pada unit Oculus Studios, bagian integral dari Reality Labs. Unit ini memainkan peran penting dalam menciptakan konten dan gim untuk perangkat headset VR Quest milik Meta. Langkah restrukturisasi ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi pengembangan pengalaman mixed reality di masa depan, sambil tetap menyediakan konten berkualitas bagi pengguna saat ini.

Seorang juru bicara Meta mengonfirmasi adanya perubahan struktur dan peran di beberapa tim dalam Oculus Studios. Perubahan ini, menurutnya, berdampak pada ukuran tim, yang kemudian memicu PHK. Meskipun jumlah karyawan yang terdampak tidak diungkapkan secara pasti, Meta menegaskan bahwa perubahan ini penting untuk memastikan keberlanjutan inovasi di bidang VR dan AR.

Selain Oculus Studios, tim yang mengembangkan aplikasi kebugaran berbasis VR, Supernatural, juga terkena dampak PHK. Dalam pernyataan yang diunggah di grup Facebook Supernatural, perusahaan mengungkapkan kesedihan atas kehilangan anggota tim yang berbakat. Kontribusi mereka dinilai sangat penting dalam membentuk perjalanan produk Supernatural, dan ketidakhadiran mereka akan sangat dirasakan.

Ini bukan kali pertama Meta melakukan PHK. Pada Februari 2025, perusahaan telah memangkas sekitar lima persen dari total karyawannya secara global. CEO Meta, Mark Zuckerberg, menjelaskan bahwa PHK tersebut menyasar karyawan dengan kinerja kurang memuaskan.

Keputusan PHK ini muncul di tengah tantangan ekonomi dan investasi besar yang dilakukan Meta di bidang metaverse. Dalam laporan keuangan kuartal keempat 2024, divisi Reality Labs mencatat kerugian operasional sebesar 4,97 miliar dollar AS, meskipun berhasil membukukan pendapatan sebesar 1,1 miliar dollar AS. Hal ini menunjukkan bahwa Meta sedang berupaya keras untuk menyeimbangkan investasi di masa depan dengan kebutuhan efisiensi saat ini.