Banjir Landa Cianjur, Puluhan Kendaraan Terjebak dan Mogok di Jalan Utama
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (26/4/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Dampaknya, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat mengalami mogok setelah nekat menerobos genangan air di Jalan Raya Cianjur-Bandung, tepatnya di Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter. Kondisi ini memaksa sejumlah pengendara untuk menghentikan perjalanan mereka. Jujun, seorang pengendara motor yang menjadi korban banjir, mengaku awalnya ia mencoba menerjang banjir karena mengira air tidak terlalu dalam. Namun, perkiraannya meleset dan sepeda motornya langsung mogok setelah terendam air.
"Saya kira dangkal, ternyata banjirnya tinggi sampai sekitar 30 centimeter. Jadinya saya jatuh, kemudian motor langsung mogok," ujarnya.
Warga sekitar segera memberikan bantuan kepada para pengendara yang terjebak banjir. Mereka membantu mendorong kendaraan yang mogok ke tempat yang lebih aman. Bobi Ramani, warga lainnya, menyebutkan bahwa ada sekitar 22 kendaraan yang mogok akibat banjir, termasuk 20 sepeda motor. Sebuah angkutan kota juga sempat mati mesin, namun berhasil dihidupkan kembali setelah didorong oleh warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Wijaya, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya sungai dan drainase akibat curah hujan yang tinggi sejak siang hari. Ia menyayangkan tindakan sejumlah pengendara yang tetap memaksa menerobos banjir meski sudah diperingatkan untuk menunggu air surut.
"Karena hujan deras dari siang, jadi air drainase dan sungai meluap. Sehingga merendam pemukiman dan jalan utama. Sudah diingatkan untuk menunggu banjir reda, tapi banyak yang memaksakan diri menembus banjir sehingga kendaraannya mogok," kata Asep.
Saat ini, beberapa titik masih tergenang banjir, namun di beberapa lokasi air sudah mulai surut setelah hujan reda. BPBD Cianjur terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Banjir dilaporkan melanda tiga kecamatan di Kabupaten Cianjur, menyebabkan puluhan rumah terendam dan mengganggu aktivitas lalu lintas di jalan utama yang menghubungkan Cianjur dan Bandung.